Berita  

Keunikan Budaya Enggrang di Jember: Turun Langsung Wamenkomdigi Nezar Patria

Wamenkomdigi Nezar Patria Dukung Festival Egrang Tanoker ke-14 di Jember

Merayakan keberlangsungan budaya lokal, Festival Egrang Tanoker ke-14 sukses diluncurkan di Desa Sumber Lesung, Jember. Acara tahunan ini menarik perhatian Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria, yang turut serta dalam festival tersebut.

Perayaan Budaya di Pasar Lumpur Jember

Dengan penuh semangat, Wamenkomdigi Nezar Patria bersama istri dan rombongan tiba di Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Kedatangannya disambut hangat oleh panitia dan penduduk setempat dengan pemberian janur kuning sebagai tanda penghormatan.

Momen semakin meriah dengan penampilan tarian egrang, kekhasan Festival Tanoker yang dipersembahkan oleh para pemuda dan pemudi Ledokombo. Siswa-siswi SDN Lembengan 03 juga ikut memukau dengan kepiawaian bermain egrang di hadapan seluruh tamu undangan. Acara diawali dengan pelepasan balon oleh Nezar Patria sebagai simbol dimulainya festival budaya ini.

Permainan Tradisional dalam Era Digital

Nezar Patria memberikan apresiasi tinggi kepada komunitas Tanoker Ledokombo yang telah menjaga dan melestarikan permainan tradisional seperti egrang. Menurutnya, keberlangsungan Festival Egrang Tanoker hingga tahun ke-14 merupakan pencapaian luar biasa dalam menjaga budaya lokal di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Nilai-nilai positif dari permainan tradisional seperti egrang menjadi landasan penting dalam membentuk karakter generasi muda. Sementara teknologi digital memberikan hiburan, permainan tradisional memberikan latihan emosional, kerja sama, dan semangat pantang menyerah kepada anak-anak.

Nezar Patria menekankan pentingnya keseimbangan antara permainan tradisional dan perkembangan teknologi digital. Anak-anak perlu ruang interaksi sosial langsung untuk belajar nilai-nilai seperti solidaritas, empati, dan semangat untuk mendukung satu sama lain.

Festival Egrang Tanoker tidak hanya sebagai ajang pelestarian budaya, tetapi juga sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dan dorongan bagi ekonomi kreatif di Jember. Dengan merayakan keberagaman budaya, festival ini menjadi wadah untuk memperkuat jati diri lokal dan menjaga warisan leluhur.

Source link