Sedekah Bumi di Desa Karanggedang: Tradisi Seni Gondang Lesung yang Memukau
Pada Jumat (8/5/2026), Desa Karanggedang, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, diramaikan oleh momen unik dalam kegiatan sedekah bumi. Sebuah seni tradisional yang memukau, yaitu seni gondang lesung, berhasil mencuri perhatian warga sekitar.
Sekelompok emak-emak berpakaian adat Jawa tampil memukau dengan kepiawaian dalam memainkan penumbuk padi, menghasilkan suara nyaring yang memenuhi udara. Mereka menabuh lesung dan alu secara kompak, seolah menjadi satu dengan alunan musik kakawihan yang mengisi udara.
Syukur dan Kebahagiaan dalam Seni Gondang Lesung
Seni gondang lesung menjadi ciri khas dalam setiap pelaksanaan tradisi sedekah bumi di Desa Karanggedang. Seni pertunjukan budaya yang mengesankan ini menjadi wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang melimpah.
Lebih dari sekadar seni, gondang lesung juga menjadi simbol kebahagiaan warga setempat. Masing-masing kelompok yang terdiri dari 10 orang perempuan warga sekitar, tampil memukau dalam festival seni, mencerminkan semangat gotong royong yang kental.
Melestari Seni Gondang Lesung untuk Generasi Mendatang
Di tengah kekhawatiran akan kepunahan seni gondang lesung, Kepala Desa Karanggedang, Saryo, memberikan perhatian khusus untuk melestarikan warisan budaya tersebut. Sejak tahun 2019, seni gondang lesung kini rutin ditampilkan setiap tahun dalam kegiatan sedekah bumi.
Transformasi gondang lesung dari alat penumbuk padi menjadi simbol kepercayaan dan seni budaya bagi warga Desa Karanggedang, menunjukkan betapa pentingnya tradisi ini dalam mempererat persaudaraan dan kebersamaan di antara warga. Seni bukan hanya sebagai hiburan semata, melainkan juga sebagai warisan berharga yang perlu dilestarikan.
Dengan upaya pelestarian yang dilakukan, diharapkan seni gondang lesung tetap dapat diwariskan kepada generasi mendatang, memperkaya keberagaman budaya Indonesia dan semakin mengukuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Demikianlah gambaran keindahan seni gondang lesung yang berhasil dilestarikan dan dihidupkan kembali dalam tradisi sedekah bumi, menunjukkan bahwa kekayaan budaya lokal harus tetap dijaga agar tidak pudar ditelan zaman.












