Berita  

Penjualan Usaha Mikro di Tangerang Melesat, Diskum Buktikan Dampak Positifnya

Diskum Kabupaten Tangerang berhasil mencatat pertumbuhan signifikan jumlah usaha mikro sepanjang tahun 2025. Dalam kurun waktu satu tahun, terjadi penambahan sebanyak 12.489 unit usaha baru, meningkat dari 66.011 unit pada tahun 2024 menjadi 78.500 unit pada tahun 2025. Menurut Kepala Diskum Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, pertumbuhan ini tidak hanya sekadar data statistik, tetapi juga sebagai indikator bagi penguatan ekonomi berbasis masyarakat.

Pertumbuhan tersebut dipicu oleh program pembinaan terus-menerus melalui pelatihan, inkubasi bisnis, dan penguatan jaringan melalui Entrepreneur Hub. Selain itu, pemerintah daerah juga memperluas akses permodalan melalui Unit Pelaksana Teknis Unit Pengelola Dana Bergulir (UPT-UPDB) dengan bunga ringan 4 persen. Diskum juga aktif dalam memperluas akses pasar dengan memfasilitasi produk usaha mikro masuk ke jaringan ritel modern serta menjalin kemitraan dengan sejumlah hotel.

Selain itu, 2025 juga menjadi momentum ekspansi bagi sektor koperasi dengan dorongan dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Pemerintah Kabupaten Tangerang mendorong pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperluas akses kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Meskipun terdapat pertumbuhan yang signifikan, Diskum menyadari bahwa jangkauan pembinaan masih terbatas.

Untuk mengatasi hal ini, pada tahun 2026, Diskum akan mempercepat digitalisasi pembinaan melalui pengembangan Learning Management System (LMS) atau e-learning untuk memperluas jangkauan pembinaan secara masif dan efisien. Selain itu, Diskum juga telah mengembangkan Rumah SIKUM sebagai platform terintegrasi yang membantu pelaku usaha mikro dan koperasi dalam pengembangan usaha. Dengan menjalankan berbagai strategi ini, Diskum Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro dan koperasi yang sehat.

Source link