Ratusan siswa dari lima SMP Islam di Kecamatan Kawunganten, Cilacap, mengikuti Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang digelar Forum Komunikasi SMP Islam Kawunganten (FKSMPIK). Kegiatan yang dipusatkan di SMP Al Hikmah Kawunganten itu berlangsung mulai Selasa (22/9/2026) dan menjadi ajang penjaringan potensi siswa di bidang olahraga, keagamaan, serta seni.
Lima sekolah yang terlibat ialah SMP Sultan Agung, SMP Al-Hikmah, SMP Yabaki, SMP Bahari, dan SMP Nurul Mubtadiin. Masing-masing sekolah mengirimkan sekitar 35 atlet untuk mengikuti sejumlah cabang olahraga. Para peserta juga mendapat dukungan dari orang tua selama kompetisi berlangsung.
Seleksi atlet untuk kompetisi lanjutan
Ketua FKSMPIK, Gerismanto, mengatakan Porseni tidak hanya dirancang sebagai kompetisi antarsekolah. Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus menemukan siswa yang memiliki kemampuan untuk dipersiapkan menghadapi pertandingan pada jenjang lebih tinggi.
“Kami itu sesungguhnya sedang mencari bibit potensi bakat dari anak-anak di berbagai bidang cabang olahraga maupun cabang keagamaan,” ujar Gerismanto.
Dalam rangkaian pertandingan olahraga, siswa berkompetisi pada cabang sepak takraw, bola voli, tenis meja, dan lari 5K. Jumlah peserta olahraga dari setiap sekolah mencakup sekitar 35 atlet yang mengikuti berbagai nomor pertandingan tersebut.
Gerismanto menjelaskan, hasil Porseni akan menjadi salah satu bahan seleksi untuk persiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) pada bidang olahraga. Ajang ini juga diarahkan untuk menyiapkan peserta menghadapi Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni (MAPSI) tingkat Komda Jeruklegi.
“Ini untuk persiapan Popda untuk bidang olahraga dan persiapan Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni (MAPSI) tingkat Komda Jeruklegi,” kata Gerismanto, yang juga menjabat Kepala SMP Sultan Agung Kawunganten.
Pawai dan lomba keagamaan
Selain pertandingan olahraga, penyelenggara menggelar pawai taaruf yang diikuti 943 siswa dari lima sekolah Islam peserta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Porseni sebelum perlombaan keagamaan dan seni dilaksanakan pada Rabu (23/9/2026).
Cabang yang diperlombakan meliputi tartil, Asmaul Husna, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), serta pidato. Panitia juga menyiapkan festival hadrah sebagai bagian dari agenda seni dan keagamaan.
Rangkaian kegiatan tidak hanya ditujukan bagi para peserta. Panitia menyediakan pembagian doorprize dan sembako untuk warga di sekitar lokasi pelaksanaan. Hadiah utama berupa sepeda gunung disiapkan oleh pihak yayasan.












