TK Bina Anaprasa Cumedak Ikut Kirab Budaya Pandhalungan di Jember
Pada tanggal 1 September 2026, sebanyak 80 siswa dari TK Bina Anaprasa Desa Cumedak, Sumberjambe, Jember, Jawa Timur, turut serta dalam kirab budaya padhalungan di lapangan Gunungmalang. Acara ini merupakan bagian dari perayaan HUT-RI ke-81 yang mengusung tema “Jember baru Jember maju, budaya pandhalungan budaya Nusantara.” Dengan meriah, kirab dan tari-tarian sukses dilaksanakan, melibatkan 1800 siswa dari HIMPAUDI dan IGTK se-kecamatan Sumberjambe.
Menyemarakkan Kebudayaan Lokal Sejak Dini
Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi memakai busana ala Madura Marlena dan Sakera. Kepala sekolah, Ika Puji Astutik, menyampaikan harapannya agar acara semacam ini dapat menjadi sarana edukasi yang membangkitkan kepekaan dan kecintaan terhadap budaya sejak usia dini. Menurutnya, setiap tahunnya momentum seperti ini harus tetap dijaga dan semakin ditingkatkan.
Ika juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara tersebut. Kritik dan saran pun diharapkan agar acara di masa depan dapat lebih baik, meriah, dan besar. Pengawas PAUD Kecamatan Sumberjambe, Yeni Herawati, memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaran acara ini. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda sejak dini.
Mengenalkan Budaya Lokal Jember
Tema Budaya Pandhalungan yang diusung dalam acara ini bertujuan agar masyarakat lebih memahami budaya asli Jember. Yeni Herawati juga menyadari minimnya pemahaman terhadap budaya tradisional, sehingga kegiatan seperti ini menjadi langkah penting untuk mengedukasi siswa, guru, dan orang tua akan kekayaan budaya lokal yang dimiliki Jember.
Acara ini turut dihadiri oleh Muspika dan Camat Sumberjambe, Umarul Faruq, beserta istri dengan busana tradisional ala Madura. Dalam acara tersebut, juga terdapat partisipasi dari 4 komunitas belajar guru, yaitu Ganesha, Arunika, Lentera, dan Pelita.












