Berita  

Koral Budidaya Banyuwangi: Produksi 80 Ribu Koloni, 20 Negara

Budidaya Koral Banyuwangi Tembus Pasar Mancanegara

Menteri Perdagangan Budi Santoso melakukan pengecekan terhadap koral ekspor di Banyuwangi, menandakan perkembangan bisnis budidaya koral hidup yang semakin pesat dan meluas ke pasar internasional.

Ekspor Koral Hidup ke 20 Negara

PT Srikandi Aquarium, berlokasi di Kecamatan Kalipuro, telah sukses mengekspor koral hidup ke sekitar 20 negara di tiga benua. Memulai usaha ini sejak 2011, perusahaan telah memproduksi sekitar 80 ribu koloni koral dalam setahun untuk memenuhi permintaan luar negeri.

Menurut owner PT Srikandi Aquarium, I Ketut Sukandi, seluruh koral yang dipasarkan merupakan hasil budidaya di fasilitas perusahaan mereka di Banyuwangi. Saat ini, perusahaan telah mengembangkan sekitar 29 jenis koral berbeda untuk diekspor ke pasar mancanegara.

Tantangan dan Potensi Budidaya Koral

Proses budidaya koral tidaklah mudah, menghadapi tantangan dari faktor cuaca dan kondisi gelombang laut. Meskipun demikian, harapan Sukandi adalah semakin banyak masyarakat Banyuwangi yang tertarik untuk mengembangkan usaha budidaya koral ini.

Saat ini, Indonesia masih memiliki potensi besar dalam bisnis budidaya koral, terutama mengingat jumlah pembudidaya lokal yang masih terbatas. Dengan demikian, Banyuwangi memiliki kesempatan untuk terus mengembangkan sektor ini dan membawa produknya ke pasar internasional.

Menteri Perdagangan Budi Santoso juga memberikan dukungan penuh untuk produk UMKM, termasuk koral hidup dari Banyuwangi, agar dapat bersaing di pasar internasional. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam membuka akses bagi produk UMKM ke pasar global melalui berbagai jaringan perwakilan perdagangan Indonesia di berbagai negara.

Source link