Berita  

Exploring Bugis and Mandar Culture at Masalembu in Madura Culture Fest 2026

Jejak Budaya Bugis dan Mandar Tersaji di Madura Culture Fest 2026

Pada gelaran Madura Culture Fest 2026, stan Kecamatan Masalembu turut meramaikan acara dengan menghadirkan jejak budaya Bugis dan Mandar. Festival yang digelar di Kabupaten Sumenep tersebut menjadi ajang bagi masyarakat pesisir untuk memperkenalkan beragam kuliner khas yang menjadi warisan lokal yang bernilai.

Keberagaman Kuliner Khas Masalembu

Di stan Kecamatan Masalembu, pengunjung festival dapat menikmati suguhan kuliner khas Masalembu seperti Barongko, Jajabuk, abon ikan cakalang, aneka olahan hasil laut, camilan tradisional, hingga rempah-rempah seperti cengkeh. Keberagaman ini menjadi bagian dari kekayaan lokal yang ingin disampaikan kepada para pengunjung festival.

Barongko, salah satu kuliner yang menjadi fokus perhatian, merupakan makanan berbahan dasar pisang lokal yang dibungkus menggunakan daun pisang sebelum disajikan. Kuliner ini mencerminkan pengaruh tradisi pangan masyarakat Masalembu yang kental dengan budaya Bugis dan Mandar.

Selain Barongko, terdapat pula Sarabba, minuman khas Masalembu yang memiliki kemiripan dengan minuman tradisional poka’. Kuliner lainnya seperti Buras, kudapan berbahan dasar beras, dan olahan hasil laut juga turut mendapat perhatian pengunjung, menjadikan stan Kecamatan Masalembu sebagai salah satu destinasi yang menarik dalam festival tersebut.

Mencerminkan Kekayaan Budaya dan Potensi UMKM

Partisipasi Kecamatan Masalembu dalam Madura Culture Fest 2026 bukan hanya sekadar mengenalkan kuliner, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkenalkan produk UMKM serta kekayaan kuliner yang dimiliki oleh masyarakat kepulauan tersebut. Pengaruh budaya Bugis dan Mandar yang masih terasa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Masalembu turut menjadi daya tarik tersendiri.

Dengan berbagai sajian kuliner dan produk UMKM unggulan, Masalembu tidak hanya ingin dikenal dalam skala lokal, tetapi juga berharap dapat menarik minat masyarakat luas untuk mengenal lebih dalam tentang kehidupan, kebudayaan, dan potensi ekonomi yang dimiliki oleh wilayah kepulauan tersebut.

Source link