Berita  

Seleksi JPT Pratama Sumenep: 27 ASN Lolos ke Tahap Penyusunan Makalah dan Wawancara

27 ASN Pemkab Sumenep Lolos Seleksi JPT Pratama

Seleksi terbuka untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep telah mencapai tahap berikutnya. Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) berhasil lolos assessment dan berhak melanjutkan ke tahapan penyusunan makalah serta wawancara akhir.

Peserta yang Lolos Seleksi

Dari 30 pelamar yang awalnya memenuhi syarat administrasi, sebanyak 27 pelamar berhasil lolos seleksi untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Pengumuman ini telah disampaikan oleh Kepala BKPSDM Sumenep, Benny Irawan, pada Kamis (13/8/2026).

Menurut Panitia Seleksi JPT Pratama Kabupaten Sumenep, dari 23 pelamar yang mengikuti assessment di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur, 20 orang memenuhi syarat untuk melanjutkan seleksi, sementara 3 lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Selain itu, terdapat 7 pelamar lain yang dinyatakan memenuhi syarat berdasarkan hasil penilaian kompetensi sebelumnya. Dengan demikian, total peserta yang berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya adalah sebanyak 27 orang.

Persaingan di Tahap Selanjutnya

Para peserta akan bersaing dalam tahap seleksi untuk mengisi empat posisi JPT Pratama, yaitu Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.

Selanjutnya, peserta yang lolos diwajibkan untuk mengikuti penyusunan makalah sesuai dengan ketentuan Panitia Seleksi. Tahapan berikutnya, yaitu wawancara akhir, direncanakan berlangsung pada Rabu hingga Kamis, 12–13 Agustus 2026, di Hotel Swiss-Belinn Manyar Surabaya.

Komposisi persaingan pada masing-masing jabatan juga terbilang ketat. Untuk posisi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan diikuti oleh sembilan pelamar. Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik diikuti oleh 16 pelamar, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah diikuti oleh 20 pelamar, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja diikuti oleh tujuh pelamar.

Source link