Lelang Barang Rampasan BPA Kejati Jatim Bidik Rp 40 Miliar
Pemaparan target capaian lelang serentak yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur bersama DJKN Kanwil Jatim telah mendorong pendapatan negara sebesar Rp 40 miliar. Lelang ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Target Lelang dan Antusiasme Masyarakat
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Abdul Qohar AF, menyatakan bahwa lelang barang rampasan tersebut melibatkan 39 satuan kerja kejaksaan dan enam Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Jawa Timur. Barang-barang yang dilelang berasal dari berbagai perkara pidana, termasuk korupsi dan tindak pidana umum, yang telah memenuhi syarat hukum untuk dilelang dan pendapatan hasilnya disetorkan ke kas negara sebagai PNBP.
Dalam hal capaian target, nilai limit objek yang dilelang di Jawa Timur ditargetkan mencapai Rp 40 miliar. Abdul Qohar optimistis bahwa angka tersebut dapat terlampaui mengingat tingginya antusiasme masyarakat. Terbukti dengan lebih dari 1.000 pengunjung yang telah melihat pameran barang rampasan, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam proses lelang tersebut.
Pentingnya Keterlibatan KPKNL dan Proses Lelang
Dalam proses lelang, Abdul Qohar menegaskan bahwa KPKNL-lah yang melaksanakan lelang, bukan Kejaksaan. Kejaksaan hanya sebagai penyelenggara acara dan menyediakan barang rampasan. Melalui mekanisme daring, Kejaksaan memastikan ketidakterlibatan dalam proses penawaran dan penetapan pemenang lelang.
Seluruh transaksi dilakukan secara daring dan terbuka untuk memastikan transparansi. Hasil lelang yang dilakukan oleh BPA juga turut mendukung target DJKN Jawa Timur dalam pengelolaan kekayaan negara.
Lelang akan berlangsung hingga 14 Agustus 2026. Masyarakat diimbau untuk mengikuti proses lelang melalui kanal resmi KPKNL dan menghindari transaksi dengan pihak lain di luar mekanisme lelang negara. Ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan penerimaan negara melalui lelang barang rampasan yang dilakukan secara transparan dan terbuka.












