Berita  

Produksi Tembakau Probolinggo: Serapan Gudang Belum Optimal

Ketidakseimbangan Produksi Tembakau dan Kapasitas Gudang di Probolinggo

Pada Rabu (1/7/2026), Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas ketidakseimbangan antara produksi tembakau dan kapasitas serapan gudang. Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa total kapasitas gudang hanya mampu menyerap sekitar 9.000 hingga 10.000 ton tembakau, sementara luas tanam tembakau di wilayah tersebut mencapai lebih dari 12.000 hektare, dengan estimasi produksi mencapai 18.000 ton.

Rekomendasi untuk Langkah Proaktif

Ketua Komisi II, Reno Handoyo, anggota Fraksi Gerindra, merekomendasikan agar dinas terkait mengambil langkah proaktif dengan sistem jemput bola. Upaya ini mencakup pembaruan data gudang tembakau yang belum terdaftar dan pendataan ulang untuk memastikan seluruh pelaku usaha terdaftar secara resmi.

Reno menekankan pentingnya pendataan dan pembinaan agar seluruh kapasitas serapan tembakau dapat terdata dengan baik. Dengan data yang lebih terstruktur, pemerintah daerah akan lebih mudah merencanakan kebutuhan industri tembakau di masa mendatang.

“Kita harus memiliki data yang pasti untuk mengukur kapasitas serapan industri secara lebih akurat pada musim tembakau berikutnya,” tambah Reno.

Source link