Nasib Malang Pedagang di Blitar: Rumah Ludes Terbakar Saat Ditinggal Mengais Rezeki
Petugas Damkar Kabupaten Blitar tengah sibuk melakukan pemadaman api di Desa Bendosari, Sanankulon, Blitar. Seorang pria berinisial JK (43 tahun) harus merasakan pahitnya rumahnya yang dilalap si jago merah. Insiden tragis ini terjadi saat ia sedang pergi menghadiri pengajian Gus Iqdam pada Selasa dini hari.
Kepala Bagian Pemadam, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP Pemkab Blitar, Tedi Prasojo, menjelaskan bahwa api diduga berasal dari konsleting listrik akibat teko air yang tidak dimatikan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meskipun kerugian materiil mencapai Rp100 juta. Istri JK dan kedua anaknya berhasil menyelamatkan diri meski barang-barang rumah tangga hangus terbakar.
Peringatan dan Pengharapan dari Tedi Prasojo
Tedi memberikan imbauan kepada warga agar lebih berhati-hati dalam menggunakan instalasi listrik di rumah. Ia menegaskan pentingnya memeriksa alat elektronik sebelum meninggalkan rumah untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Kejadian ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat sekitar untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya yang bisa terjadi akibat kelalaian dalam penggunaan listrik.
Saat kejadian terjadi, JK sedang dalam perjalanan pulang usai menjual snack di acara pengajian. Tetangga sekitar berusaha membantu dengan peralatan seadanya sebelum akhirnya memanggil petugas pemadam kebakaran. Meskipun kehilangan harta benda, JK bersyukur atas keselamatan keluarganya.
Insiden ini juga menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan elektronik di rumah. Keamanan dan keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang.












