Evakuasi Anjing Lepas di Surabaya Berujung Gigitan
Kejadian evakuasi seekor anjing peliharaan yang lepas di Surabaya berakhir dengan gigitan terhadap seorang relawan, memicu kekhawatiran warga. Anjing putih tersebut ditemukan berkeliaran di kawasan Simomulyo, Petemon IV, hingga Simo Katrungan. Proses evakuasi berlangsung pada Kamis (14/5/2026) dan berujung pada insiden menggigit relawan.
Anjing Putih Berkeliaran di Kawasan Padat Penduduk
Peristiwa dimulai saat warga melihat anjing tersebut berada di sekitar permukiman selepas Maghrib sekitar pukul 18.30 WIB. Anjing tersebut merupakan peliharaan seorang warga yang dikenal jarang keluar rumah. Namun, pada hari kejadian, hewan tersebut berhasil lepas dan menyusuri sejumlah kawasan di Surabaya.
Warga yang khawatir dengan potensi bahaya anjing tersebut kemudian melakukan pencarian pemiliknya. Hasan, pemilik anjing, datang ke lokasi setelah mendengar kabar tentang keberadaan hewannya yang berkeliaran di lingkungan.
Proses Evakuasi Berakhir dengan Gigitan
Saat proses evakuasi dilakukan, seorang relawan bernama Sugeng yang sering menangani hewan liar dipanggil untuk membantu. Namun, saat akan menenangkan anjing dengan tali, hewan tersebut tiba-tiba menggigit tangan Sugeng setelah merasa terganggu oleh kerumunan warga di sekitar.
Gigitan anjing tersebut membuat Sugeng harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit BDH Surabaya dan disarankan untuk menjalani suntikan antirabies. Namun, kondisi sulit karena ketersediaan vaksin antirabies terbatas di beberapa rumah sakit.
Kekhawatiran masyarakat semakin besar karena belum diketahui apakah anjing tersebut terkena rabies atau tidak. Usaha evakuasi dilanjutkan oleh tim rescue dan tim K9 untuk mengamankan hewan tersebut dan mencegah bahaya lebih lanjut.
Situasi tersebut juga telah dikoordinasikan dengan tim darurat 112 dan BPBD Kota Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.












