Perahu Pengangkut Besi Tua Tenggelam di Perairan Gresik, 1 ABK Meninggal dan 2 Masih Dicari
Pada Sabtu (2/5/2026), sebuah perahu pengangkut besi tua mengalami kecelakaan tenggelam di perairan depan pelabuhan umum Gresik. Akibat insiden ini, satu Anak Buah Kapal (ABK) ditemukan meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam pencarian, dengan dua ABK lainnya berhasil diselamatkan.
Insiden Mengerikan Perahu Pengangkut Besi Tua
Peristiwa tragis ini dimulai ketika perahu tersebut membawa lima ABK dan berangkat dari wilayah Lumpur, Gresik menuju Kamal, Madura untuk membeli besi tua sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah mengisi muatan sekitar 3 ton besi tua, perahu kembali menuju Gresik sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, sekitar pukul 21.00 WIB, perahu tersebut mengalami kebocoran dan tenggelam.
Kasatpolairud Polres Gresik AKP Nyoman Ardita menjelaskan bahwa perahu tenggelam setelah kemasukan air akibat gelombang dari kapal-kapal besar yang melintas di perairan tersebut. Akibatnya, perahu miring dan ABK yang panik tidak dapat menghindari tenggelamnya perahu.
Upaya Pencarian Korban yang Hilang
Dalam kejadian ini, dua ABK berhasil diselamatkan oleh kapal lain yang melintas, sedangkan satu ABK lainnya ditemukan meninggal dunia. Tim SAR Satpolairud Polres Gresik segera melakukan evakuasi terhadap korban yang meninggal dan masih melakukan upaya pencarian terhadap dua ABK yang hingga kini belum ditemukan.
Tim pencarian yang terdiri dari berbagai instansi dan relawan, seperti Basarnas, BPBD, Ditpolairud, KPLP, dan Kamladu, bersama masyarakat setempat, terus melakukan upaya pencarian secara maksimal. Proses pencarian terhadap dua korban yang hilang direncanakan akan dilakukan selama tujuh hari ke depan dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
Polres Gresik melalui Satpolairud berkomitmen untuk terus melakukan pencarian secara intensif dan maksimal hingga kedua korban yang masih hilang berhasil ditemukan. Semoga upaya ini membuahkan hasil yang positif.












