Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 73 persen wilayah Indonesia masih tengah berada dalam musim hujan. Beberapa daerah bahkan berpotensi mengalami curah hujan tinggi dalam pekan ini. Meskipun tidak terdapat peringatan dini curah hujan tinggi kategori Awas pada periode Dasarian III April, sejumlah wilayah di Banten, Jawa Barat, NTT, dan Papua Tengah diprediksi akan mengalami peringatan dini curah hujan tinggi kategori Siaga.
Selain itu, BMKG juga menyebutkan bahwa curah hujan tinggi kategori Waspada berpotensi terjadi di beberapa kabupaten/kota di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan. BMKG mengklasifikasikan curah hujan lebat atau waspada untuk curah hujan di atas 150-200 mm per dasarian, sangat lebat atau siaga untuk kisaran 200-300 mm per dasarian, dan ekstrem atau awas dengan curah hujan di atas 300 mm per dasarian.
Data terbaru BMKG menunjukkan bahwa sebanyak 10,4 persen wilayah Indonesia telah masuk musim kemarau per 20 April 2026. Wilayah yang sudah memasuki musim kemarau antara lain sebagian Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, NTB, NTT, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.
Dengan demikian, kondisi cuaca di Indonesia tetap perlu dipantau dengan cermat mengingat adanya peringatan dini curah hujan tinggi dan informasi terkait musim kemarau yang sudah mulai memasuki sebagian wilayah Indonesia. Semua informasi ini dapat membantu masyarakat dan instansi terkait untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.










