Konflik antara Israel-Amerika Serikat dan Iran yang sedang berkecamuk sepertinya belum berdampak pada nelayan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Meskipun begitu, stok dan harga solar sebagai kebutuhan utama mereka tetap dalam kondisi aman. Gangguan jalur logistik akibat pembatasan Selat Hormuz oleh Iran akibat serangan AS dan Israel diprediksi akan berdampak pada ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri, namun hingga saat ini nelayan Gresik masih dapat mengakses solar dengan harga standar di SPBUN.
Menurut Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gresik, Semaun, saat ini ketersediaan dan harga BBM Solar masih dalam kondisi stabil. Para nelayan di wilayah Gresik biasanya membeli solar di SPBUN Campurejo dengan harga standar sebesar 6.800. Meskipun demikian, para nelayan berharap pembangunan SPBUN di Kecamatan Ujungpangkah segera selesai agar mereka tidak kesulitan membeli solar di akhir bulan.
Secara keseluruhan, ada sekitar 5.000 perahu nelayan di Kabupaten Gresik dengan kebutuhan solar yang berbeda-beda tergantung mesin yang digunakan. Diharapkan pembangunan SPBUN di Ujungpangkah dapat memberikan kemudahan bagi para nelayan dalam mendapatkan pasokan solar.inputEmailivenPokoknyaJanganhabutiKamiKLIK!












