Nvidia Rilis Chip AI Baru: OpenAI Jadi Pengguna Pertama

Nvidia Corp tengah bersiap untuk meluncurkan prosesor inferensi khusus yang diharapkan akan menjadi senjata baru dalam persaingan industri kecerdasan buatan (AI). Laporan dari The Wall Street Journal menyebutkan bahwa chip tersebut akan digunakan oleh OpenAI dan beberapa perusahaan AI lainnya untuk menghadirkan model yang lebih cepat dan efisien. Platform inferensi baru ini diperkirakan akan diperkenalkan dalam konferensi pengembang tahunan GTC Nvidia di San Jose. Chip tersebut akan mengintegrasikan teknologi yang dilisensikan dari startup chip Groq Inc., yang diakuisisi teknologinya secara non-eksklusif oleh Nvidia pada Desember lalu melalui kesepakatan senilai US$20 miliar. Dalam perjanjian tersebut, Nvidia juga merekrut CEO pendiri Groq, Jonathan Ross, dan Presiden Sunny Madra. Inferensi merujuk pada proses menjalankan model AI yang telah dilatih ke tahap produksi, menjadi fokus utama industri saat ini. Nvidia merespons meningkatnya tekanan kompetitif dengan menghadirkan chip inferensi baru yang diklaim lebih hemat energi dan cepat. OpenAI disebut-sebut sebagai salah satu pengadopsi pertama chip baru Nvidia, meskipun sebelumnya telah menjalin kerjasama dengan perusahaan lain seperti Cerebras Systems Inc. Teknologi Groq yang akan diintegrasikan ke dalam chip baru Nvidia diklaim berbasis “unit pemrosesan bahasa” dengan arsitektur inovatif yang memungkinkan inferensi berdaya rendah. Nvidia berusaha untuk mempertahankan dominasinya di era pelatihan model AI serta merebut panggung utama dalam fase inferensi, menjadi medan tempur baru dalam industri kecerdasan buatan global.

Source link