Pemicu Cuaca Ekstrem di RI hingga Awal Maret

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang masih akan terjadi hingga 5 Maret. Potensi cuaca ekstrem ini disebabkan oleh sejumlah fenomena atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan sirkulasi siklonik. Meskipun sebagian besar Indonesia diprediksi akan mengalami hujan ringan hingga sedang, beberapa wilayah bahkan diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat serta angin kencang.

BMKG menjelaskan bahwa dalam seminggu ke depan, fenomena atmosfer baik global, regional, maupun lokal akan terus memberikan dampak signifikan terhadap cuaca di Indonesia. La NiƱa dalam kategori lemah tetap terdeteksi dan dapat meningkatkan pembentukan awan hujan, terutama di wilayah Indonesia bagian timur. Selain itu, fenomena MJO yang aktif diprediksi masih akan mempengaruhi kondisi atmosfer Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

BMKG juga mencatat adanya kombinasi antara MJO, Gelombang Rossby Ekuator dan Kelvin, serta Gelombang dengan frekuensi rendah yang aktif di sejumlah wilayah Indonesia. Dinamika atmosfer ini diperkirakan akan aktif di beberapa wilayah seperti Samudera Hindia barat daya Lampung hingga selatan Nusa Tenggara Timur, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian Kalimantan, Laut Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, dan sebagian Papua.

Kondisi ini dapat mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan daerah konvergensi atau konfluensi yang ada. BMKG juga mencatat kejadian hujan dengan intensitas ekstrem di beberapa wilayah seperti Bali dan Sulawesi Selatan dalam beberapa hari terakhir. Selain itu, di wilayah lainnya terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Berbagai wilayah di Indonesia juga diprediksi akan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang dalam sepekan ke depan. Daftar wilayah yang berpotensi terkena dampak cuaca ekstrem disampaikan oleh BMKG untuk periode 27 Februari-1 Maret dan 2-5 Maret.

Melalui pemantauan yang dilakukan, BMKG terus memberikan informasi terkini mengenai perkembangan kondisi cuaca di Indonesia agar masyarakat dapat melakukan langkah-langkah antisipasi yang diperlukan. Semua informasi ini dapat membantu masyarakat dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi di wilayahnya.

Source link