Pemerintah Kabupaten Gresik telah menunjukkan komitmennya dalam menghadapi masalah sampah dengan menerapkan metode Landfill Mining. Hal ini ditandai dengan resmi dilakukannya pengoperasian Landfill Mining di TPA Ngipik Gresik oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD lingkup Pemkab Gresik, dan pimpinan PT. Semen Indonesia Tbk. Bupati Yani menegaskan pentingnya pengelolaan sampah untuk menghindari dampak negatifnya terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi. Metode Landfill Mining diharapkan mampu mengurangi tumpukan sampah di TPA Ngipik. Pemkab Gresik memiliki komitmen untuk terus melakukan transformasi sistem pengelolaan sampah, bergerak menuju sistem yang berbasis pengurangan, pemanfaatan kembali, dan peningkatan nilai tambah. Dengan adanya metode Landfill Mining, diharapkan timbunan sampah lama dapat diproses dan dimanfaatkan kembali, seperti sebagai bahan bakar alternatif RDF. Pemerintah juga mendorong pembangunan TPS3R di tingkat desa untuk lebih efektif dalam pengelolaan sampah. Harapan besar terletak pada metode Landfill Mining yang dapat membantu mengatasi masalah sampah di TPA Gresik dan pada saat yang sama memanfaatkannya kembali untuk keberlangsungan lingkungan.
Solusi Berkelanjutan: Landfill Mining di TPA Gresik
Read Also
Recommendation for You

Tol Fungsional Situbondo Barat Dibuka, Polisi Perkuat Pengamanan Mudik Arus mudik Lebaran tahun ini mendapat…

Tim penyidik KPK telah menjalankan operasi tangkap tangan di kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap, Jawa…

Dalam mengembangkan pariwisata, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik…









