Toifatun Nuriyah, yang merupakan mantan Sekretaris Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, kembali menjadi sorotan publik setelah mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) setelah dipecat dari jabatannya. Informasi yang didapat menunjukkan bahwa Toifatun Nuriyah mengajukan gugatan ke PTUN Semarang pada 26 November 2025 dengan kode dan tanggal pendaftaran tertentu. Gugatan tersebut ditujukan kepada Kepala Desa Kalisabuk karena tidak setuju dengan pemecatan dan kehilangan status perangkat desa. Pemberhentian jabatan tersebut disampaikan melalui surat keputusan yang ditandatangani oleh Kepala Desa dan diserahkan kepada Toifatun Nuriyah pada tanggal 28 November 2025. Meskipun sebelumnya telah mengirim surat keberatan kepada Kades secara formal namun tidak mendapat respon, Nuriyah memutuskan untuk mengajukan gugatan ke PTUN setelah mencoba berbagai upaya lain. Proses gugatan yang dilakukan sudah memasuki tahap persidangan untuk pembuktian. Nuriyah berharap agar putusan yang dikeluarkan oleh PTUN adil baginya dan memungkinkan dia untuk kembali bekerja sebagai Sekretaris Desa Kalisabuk. Jika hasil putusan tidak sesuai harapan, Nuriyah bersedia untuk mengajukan upaya hukum lebih lanjut ke Mahkamah Agung. Selama 8 tahun mengabdi sebagai perangkat desa, Nuriyah menganggap bahwa pemberhentian jabatannya tidak tepat dan terlalu gegabah. Menurutnya, permasalahan ini seharusnya tidak sampai pada pemecatan. Selama menjabat sebagai Sekretaris Desa, Nuriyah merasa telah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan desa. Alasan di balik pemecatan ini disebut sebagai masalah pribadi yang seharusnya tidak mengarah pada pemberhentian jabatan. Nuriyah berharap agar keadilan dapat tercapai melalui proses hukum yang sedang berlangsung.
Toifatun Nuriyah: Minta Keadilan dan Kembali Sebagai Sekdes Kalisabuk
Read Also
Recommendation for You

Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim…

Pesta Siaga yang diadakan oleh Kwarran Cilacap Selatan kembali sukses diikuti oleh ratusan pramuka cilik…

Minimnya penerangan di ruas jalan provinsi Randublatung-Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memunculkan kekhawatiran akan keselamatan…









