Setelah dilanda banjir bandang pada akhir Desember 2025, permintaan untuk membuat tiket masuk ke Wahana Pancuran 13 di Obyek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, kembali beredar. Warga meminta Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, untuk memenuhi aspirasi mereka agar wahana pancuran air panas itu kembali gratis bagi pengunjung. Namun, Ischak Maulana Rohman menjelaskan bahwa Pemkab Tegal tidak memiliki kapasitas untuk mengatur pengelolaan wahana tersebut. Meskipun demikian, pihaknya akan meneruskan aspirasi masyarakat terkait tiket masuk Pancuran 13 ke Kementerian Kehutanan, meski secara lisan sudah meminta audiensi dan akan mengirimkan surat resmi. Direktur PT Barokah, Heri Siswanto, mengungkapkan bahwa Pancuran 13 telah dibuka kembali setelah proses pembersihan dan normalisasi aliran sungai Gung pasca banjir bandang. Saat ini, masih dilakukan tahapan normalisasi dan pendalaman sungai untuk memastikan keamanan saat terjadi hujan.
Bupati Tegal Tegaskan Tidak Miliki Kapasitas Gratiskan Pancuran 13 Guci
Read Also
Recommendation for You

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cilacap, Jawa Tengah tidak hanya ditujukan untuk anak sekolah…

Pembangunan pabrik bioetanol berbasis tebu dalam kawasan Glenmore Banyuwangi telah dimulai. Kabupaten Banyuwangi diharapkan akan…

Pemerintah Kabupaten Situbondo menjelaskan posisinya sebagai mitra strategis di Asia Tenggara dengan menyambut kunjungan delegasi…

Bursa pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang semakin memanas menjelang hari terakhir…








