Sebuah peristiwa kehilangan sepeda motor Honda Vario 125 warna putih dengan nomor polisi L 3350 GF terjadi di kawasan World Trade Center (WTC) Surabaya pada hari Rabu (1/1/2026). Kendaraan tersebut merupakan milik Siti Rahayu yang digunakan sebagai sarana utama untuk bekerja. Laporan kehilangan ini sudah diterima oleh petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Genteng di wilayah hukum Polrestabes Surabaya, ditandatangani oleh Aiptu Ribut Hariono pada malam hari sekitar pukul 19.00-21.00 WIB. Polisi merespons laporan ini dengan serius dan memulai proses penyelidikan.
Menurut keterangan dari adik pelapor, Moh. Bayu Puji Rahmadani, kejadian bermula saat kakaknya, Apriska Antamelita, berencana memperbaiki ponsel yang rusak. Adi, seorang pria yang dikenal korban melalui Facebook, menawarkan perbaikan tersebut secara gratis. Meskipun sebelumnya telah berhasil memperbaiki ponsel kakaknya, kali ini korban kehilangan sepeda motor Honda Vario putih milik keluarga.
Setelah berangkat ke WTC Surabaya bersama Adi dan rekannya, korban mengetahui bahwa motor mereka harus diparkir di luar gedung karena tidak membawa STNK. Disarankan oleh Adi, motor diparkir di depan pintu masuk WTC yang biasa digunakan oleh pengemudi ojek daring. Namun, setelah beberapa waktu, korban menyadari bahwa motornya telah hilang.
Upaya untuk menghubungi Adi tidak membuahkan hasil, dan akun Facebooknya tiba-tiba non-aktif. Keluarga korban kemudian mengunjungi rumah orang tua Adi namun tidak membuahkan hasil yang memuaskan. Motor tersebut merupakan satu-satunya kendaraan yang digunakan untuk aktivitas kerja sehari-hari keluarga, sehingga kehilangannya sangat mengganggu. Mereka berharap agar sepeda motor tersebut segera ditemukan.












