Pakar tektonik mengingatkan pentingnya untuk tidak membangun infrastruktur di atas sesar aktif pemicu gempa bumi dahsyat di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko korban jiwa akibat seringnya gempa di Tanah Air. Indonesia berada di pertemuan empat lempeng tektonik aktif, yang meningkatkan tingkat kerawanan gempa di negara ini. Guru Besar Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Masyhur Irsyam, menekankan perlunya menghindari membangun di atas sesar aktif dan mengambil langkah pencegahan terhadap bahaya gempa lainnya. Strategi utama untuk mengurangi risiko korban jiwa adalah dengan tidak mendirikan bangunan di atas sesar aktif. Kerusakan bangunan akibat gempa besar yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia menyoroti pentingnya konstruksi bangunan yang tahan gempa. Para ahli juga menekankan pentingnya penerapan konstruksi sesuai standar, pengawasan ketat, dan edukasi publik untuk menghadapi risiko gempa yang sangat tinggi di Indonesia.
Ahli Ingatkan Risiko Bangunan di Atas Sesar Aktif
Read Also
Recommendation for You

ESA dan Airbus menguji prototipe rover bernama Charlie di Gurun Tabernas, Spanyol. Pengujian tersebut menjadi…

Sejumlah operator seluler menanggapi evaluasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengenai penerapan putusan Mahkamah Konstitusi…

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mendorong adanya aturan global untuk melindungi anak dari…

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjelaskan bahwa perannya dalam pelaksanaan Satu Data Indonesia bukan mengumpulkan…

OpenAI menyiapkan teknologi penanda tak terlihat untuk teks yang dibuat ChatGPT dan Codex. Penanda tersebut…







