Peneliti Temukan 16 Ribu Jejak Kaki Dinosaurus di Bolivia: Penemuan Unik!

Sebuah studi baru menemukan lebih dari 16 ribu jejak kaki dinosaurus di Bolivia. Temuan ini mengungkap bahwa jalur yang sibuk tersebut dilewati oleh Theropoda, dinosaurus pemangsa yang berjalan dengan dua kaki. Para paleontolog pertama kali mendeskripsikan jejak-jejak ini, memberikan gambaran langka tentang pergerakan dinosaurus di habitat alaminya.

Studi tersebut menghitung total 16.600 jejak theropod di situs jejak Carreras Pampas di Taman Nasional Torotoro, Bolivia. Jejak ini berasal dari rentang waktu antara 101 hingga 66 juta tahun yang lalu, pada akhir periode Cretaceous. Wilayah ini merupakan area survei ilmiah pertama yang luasnya sekitar 7.485 meter persegi, dengan jejak kaki yang tersebar di seluruh lapisan batu.

Jejak kaki dinosaurus tersebut mengungkapkan berbagai informasi, seperti arah pergerakan dan aktivitas hewan-hewan tersebut. Beberapa hewan terlihat berjalan dengan santai, sementara yang lain berlari atau bahkan berenang di air dangkal. Selain itu, ukuran jejak kaki yang beragam menunjukkan variasi ukuran dari dinosaurus, dengan beberapa hewan mencapai tinggi pinggul hingga 125 sentimeter.

Penelitian ini memunculkan pertanyaan-pertanyaan baru tentang kehidupan dinosaurus Cretaceous di Amerika Selatan, khususnya terkait alasan mengapa hampir semua jejak kaki teridentifikasi sebagai milik theropod. Selain itu, situs-situs jejak dinosaurus di Bolivia terkenal karena banyaknya jejak dinosaurus dari periode Triassic, Jurassic, dan Cretaceous yang ditemukan di wilayah tersebut. Sebelum Carreras Pampas, situs dengan jejak dinosaurus terbanyak di dunia terletak di Bolivia, yaitu Cal Orck’o di Sucre, dengan perkiraan sekitar 14.000 jejak kaki yang berasal dari sekitar 68 juta tahun yang lalu.

Source link