Potensi Cuaca Ekstrem: Bibit Siklon Tropis di RI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat beberapa wilayah Indonesia berpotensi mengalami cuaca ekstrem dalam seminggu ke depan. Hal ini disebabkan oleh aktivitas bibit siklon tropis yang mempengaruhi pertumbuhan awan hujan di beberapa daerah. BMKG melaporkan bahwa hujan lebat telah mengguyur Tanah Merah, Papua Selatan; Palembang, Sumatra Selatan; Tanjung Harapan, Kalimantan Timur; Makassar, Sulawesi Selatan; dan Toli-toli, Sulawesi Tengah.

Dengan curah hujan berkisar antara 56 hingga 92 mm/hari, hujan lebat diperkirakan akan terus terjadi hingga seminggu mendatang. Faktor seperti sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat daya Sumatera-Banten, Laut Cina Selatan, dan Bibit Siklon Tropis 97S di Laut Timor Selatan Maluku menjadi penentu utama cuaca di Indonesia. Meskipun Bibit Siklon Tropis 98S yang sebelumnya aktif telah punah, Bibit Siklon Tropis 97S diprediksi akan tetap berpengaruh selama beberapa hari ke depan.

Selain itu, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer seperti Rossby Equatorial serta Kelvin menjadi titik fokus yang mengarah pada daerah perlambatan kecepatan angin di sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi ini diprediksi akan menjadikan pembentukan awan konvektif lebih signifikan dan potensi cuaca ekstrem masih tinggi di beberapa daerah. BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat disertai hujan sedang hingga lebat, petir, angin kencang, dan gelombang laut tinggi.

Source link