Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi sering mengalami kemacetan, namun upaya dilakukan oleh Pemkab dan Polresta Banyuwangi untuk mengatasi hal ini. Mereka mendirikan empat posko gabungan dan menyiagakan petugas di berbagai titik strategis. Selain itu, Pemkab juga memberikan makanan kepada para sopir truk logistik yang harus menunggu lama di pelabuhan. Sebelumnya, kemacetan terjadi karena terbatasnya jumlah kapal eks LCT yang sedang diperbaiki sehingga menimbulkan penumpukan kendaraan. Kemacetan mulai teratasi setelah penambahan jumlah kapal menjadi sembilan unit dan adanya bantuan kapal dengan kapasitas besar. Namun, situasi kemacetan kembali muncul karena kondisi cuaca yang membuat pelabuhan menerapkan sistem buka-tutup. Meskipun tidak memiliki kewenangan langsung, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan bahwa Pemkab akan selalu berupaya membantu mengurai kemacetan dan menjaga kenyamanan para sopir. Hal ini terbukti dengan pembagian makanan kepada para sopir truk tronton yang harus menunggu antrean di pelabuhan. Aksi ini diapresiasi oleh para sopir, seperti yang diungkapkan oleh Putu, sopir truk yang mengirim semen ke Bali. Ipuk juga mengakui bahwa dampak kemacetan tidak hanya dirasakan secara sosial dan ekonomi oleh masyarakat, namun juga dalam sektor pariwisata dan agenda resmi daerah. Pemkab terus berkomunikasi dengan pihak terkait untuk segera menyelesaikan masalah ini agar aktivitas di pelabuhan dapat berjalan lancar. Upaya ini juga mendapat dukungan dari Forkopimda Banyuwangi, TNI, Polri, dan semua pihak yang berusaha keras mengatasi masalah kemacetan di Pelabuhan Ketapang. Semoga dengan kerjasama bersama, masalah ini dapat segera terselesaikan.
Inisiatif Pemkab Banyuwangi untuk Mengatasi Kemacetan di Pelabuhan Ketapang
Read Also
Recommendation for You

Dalam menanggapi pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai merugikan marwah partai dan Ketua Umum Surya Paloh,…

Anggota DPRD Situbondo dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Johantono, menyuarakan kekhawatiran terkait dugaan terbengkalainya…

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Trenggalek menggelar forum diskusi santai dengan cabang olahraga (cabor)…

Terdapat dugaan kelangkaan LPG 3 kilogram atau gas melon di Kabupaten Probolinggo, namun sebenarnya peningkatan…

SMP Pius Cilacap menggelar Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (Asaj) Performa di Aula sekolah, diikuti oleh…







