Aktivitas jual beli di pasar tradisional Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalami penurunan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Pedagang pakaian di pasar tersebut melaporkan penurunan omzet mencapai 50 persen. Siti Rofiah, salah satu pedagang pakaian, mengakui bahwa kondisi pasar saat ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Para pedagang menyalahkan tren belanja online sebagai faktor utama yang menyebabkan penurunan minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional. Mereka berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah untuk menghidupkan kembali pasar tradisional dan meningkatkan kunjungan masyarakat. Para pelaku usaha di sektor lain, seperti buah dan sembako, juga merasakan dampak dari tren belanja online ini. Upaya bersama antara pedagang dan pemerintah diharapkan dapat mengembalikan kehidupan pasar tradisional dan memperbaiki roda perekonomian lokal.
Marak Belanja Online: Pasar Tradisional Banjarnegara Sepi
Read Also
Recommendation for You

Pada hari Senin (9/2/2026), personel Samapta Polres Situbondo, dipimpin oleh Kasat Samapta Iptu Rachman Fadli…

Pengurus Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Tuban periode 2026-2030 resmi dilantik pada Senin (9/2/2026). Wiwit…

Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, menyambut kedatangan Staf Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani. Dalam pertemuan…

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cilacap, Jawa Tengah tidak hanya ditujukan untuk anak sekolah…








