Grab menyediakan dua fitur keselamatan yang dapat digunakan penumpang dan mitra pengemudi selama perjalanan, yakni AudioProtect dan SOS Button. Keduanya memiliki fungsi berbeda: AudioProtect membantu merekam percakapan sebagai dokumentasi apabila terjadi insiden, sedangkan SOS Button menjadi akses untuk meminta bantuan dalam keadaan darurat.
AudioProtect merekam audio selama perjalanan
AudioProtect merupakan fitur perekaman audio yang dirancang untuk membantu mencegah serta menindaklanjuti potensi insiden keselamatan. Rekaman dapat memberikan konteks dalam proses investigasi ketika muncul laporan mengenai percakapan atau situasi yang tidak diinginkan antara penumpang dan mitra pengemudi.
Grab menyebut rekaman AudioProtect dienkripsi dan disimpan secara terbatas. Berdasarkan informasi yang tersedia, file tersebut disimpan selama lima hari. Apabila tidak ada laporan insiden dalam periode itu, rekaman akan dihapus secara otomatis.
Penumpang maupun mitra pengemudi tidak dapat mengakses atau mendengarkan rekaman secara bebas. Akses dibatasi untuk tim keselamatan Grab dan hanya diberikan apabila terdapat laporan insiden resmi. Fitur ini juga hanya merekam audio selama perjalanan berlangsung. Grab menyatakan proses perekaman tidak menggunakan kuota data seluler.
Dalam kondisi tertentu, AudioProtect dapat aktif secara otomatis, termasuk pada perjalanan malam. Namun, ketersediaan fitur, waktu aktivasi, serta pihak yang perlu mengaktifkannya dapat berbeda menurut wilayah, jenis perjalanan, perangkat, dan versi aplikasi.
Pengguna yang ingin mengaktifkan fitur ini dapat membuka aplikasi Grab, memilih menu Akun, masuk ke Pengaturan Keamanan, lalu memilih AudioProtect. Setelah tombol diaktifkan, pengguna perlu mengikuti instruksi konfirmasi pada layar. Penonaktifan dapat dilakukan melalui Pusat Keselamatan atau menu pengaturan keamanan. Nama dan letak menu bisa berubah mengikuti pembaruan aplikasi.
SOS Button untuk situasi darurat
Berbeda dari AudioProtect yang bekerja sebagai lapisan dokumentasi, SOS Button digunakan saat pengguna membutuhkan bantuan segera. Fitur ini dapat dipakai oleh penumpang maupun mitra pengemudi yang menghadapi ancaman keselamatan selama perjalanan.
Melalui tombol tersebut, pengguna dapat memilih untuk menghubungi layanan darurat nasional 110 atau terhubung dengan tim keselamatan Grab. Aplikasi juga dapat menyediakan pilihan untuk mengirimkan detail perjalanan, membagikan lokasi terkini berdasarkan GPS, menampilkan informasi pengemudi dan kendaraan, serta mengirim notifikasi kepada kontak darurat yang telah didaftarkan.
Untuk menggunakannya, pengguna perlu membuka layar perjalanan di aplikasi Grab, memilih Pusat Keselamatan, lalu menekan Tombol Darurat atau SOS. Setelah itu, pilih layanan bantuan yang diperlukan dan ikuti petunjuk di layar. Jika menghadapi ancaman langsung, pengguna diimbau memprioritaskan keselamatan diri dan menghubungi layanan darurat 110.
Deteksi anomali tidak menggantikan tindakan pengguna
Grab juga mengembangkan sistem deteksi proaktif yang dapat mengenali anomali perjalanan, seperti perubahan rute yang tidak wajar, indikasi kecelakaan, perjalanan yang berakhir secara tidak biasa, atau kendaraan berhenti terlalu lama. Ketika kondisi tertentu terdeteksi, aplikasi dapat menampilkan notifikasi keselamatan atau memberikan akses lebih cepat ke SOS Button.
Meski demikian, pengguna tetap harus menekan tombol SOS secara manual apabila merasa berada dalam bahaya. Ketersediaan dan mekanisme kedua fitur dapat berbeda berdasarkan wilayah, jenis perjalanan, serta versi aplikasi. Pengguna disarankan memeriksa informasi terbaru melalui Pusat Keselamatan dan memastikan aplikasi Grab telah diperbarui.












