Delapan anak buah kapal (ABK) Tugboat MT20-1301 ditemukan selamat setelah sempat menyelamatkan diri ke tongkang yang ditarik kapal tersebut di perairan barat Pulau Bawean, Gresik. Mereka kemudian dievakuasi oleh kapal SPOB BRM400 dan dibawa ke Semarang untuk menjalani proses lebih lanjut.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. mengatakan, informasi mengenai evakuasi delapan ABK itu diterima melalui radio marine pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, para ABK telah berada di atas SPOB BRM400 yang melintas di sekitar lokasi.
Nanang menjelaskan, sebelum dievakuasi, kedelapan ABK menyelamatkan diri ke tongkang yang ditarik TB MT20-1301 setelah kapal yang mereka awaki tenggelam. SPOB BRM400 kemudian datang dan mengangkut seluruh ABK dari lokasi tersebut.
Pergerakan kapal dipantau selama menuju Semarang
Dalam perjalanan menuju Semarang, pergerakan SPOB BRM400 dipantau oleh Kantor SAR Kelas A Surabaya, Kantor SAR Kelas A Semarang, serta unsur maritim di sepanjang perairan utara Jawa Timur hingga Jawa Tengah.
Nanang menyebut KN SAR 249 Permadi berada sekitar 16 mil laut dari posisi pergerakan SPOB BRM400 ketika informasi diterima. Namun, Kantor SAR Surabaya tidak mengerahkan kapal tersebut untuk melakukan pencegatan karena delapan ABK sudah berada dalam kondisi aman di atas SPOB BRM400.
“Kami berkoordinasi dengan Kantor SAR Semarang untuk memastikan kapal SPOB BRM400 yang membawa delapan ABK tiba di Semarang dengan selamat,” kata Nanang.
Setibanya kapal berada sekitar tiga mil laut dari Pelabuhan Tanjung Emas, RIB 01 Kantor SAR Semarang diberangkatkan pada sekitar pukul 16.30 WIB untuk mendatangi SPOB BRM400. Tim yang dipimpin Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Semarang tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB.
Delapan ABK dibawa ke KSOP Tanjung Emas
Petugas kemudian berkoordinasi dengan awak SPOB BRM400 dan melakukan pendataan terhadap delapan ABK TB MT20-1301. Pemeriksaan memastikan seluruhnya dalam kondisi selamat dan aman.
Kedelapan ABK tersebut ialah Laode Hartoni (31), nakhoda; Agus Sukris D. (53); Angga Sukmanegara (38); Muhamad Irfan (30); Arsuki (25); Lulus Faesal P. (24); Iis Agus S. (25); dan Satriadi (24).
Setelah kondisi seluruh ABK dipastikan aman, SPOB BRM400 melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Tanjung Emas. Kapal tiba di Dermaga Nusantara sekitar pukul 17.45 WIB. Sekitar pukul 18.00 WIB, kedelapan ABK dibawa ke Kantor KSOP Utama Tanjung Emas untuk menjalani proses lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Operasi dan koordinasi evakuasi melibatkan Kantor SAR Surabaya dan Semarang, Ditpolairud Polda Jawa Timur dan Polda Jawa Tengah, Satpolairud Gresik, UPP Bawean, SROP Bawean, SROP Semarang, SROP Rembang, Disnav Semarang, KSOP Utama Tanjung Emas, PT Pelindo Semarang, agen kapal, serta Karantina Kesehatan Semarang.












