Misteri 100 Tahun Terungkap, Kuda Purba Direkonstruksi 3D

Wujud Equus ovodovi, kuda purba yang penampilannya menjadi misteri selama lebih dari satu abad, kini dapat divisualisasikan secara utuh. Tim peneliti gabungan China dan Amerika Serikat merekonstruksi hewan yang telah punah itu dalam model tiga dimensi berdasarkan DNA purba, fosil, dan perbandingan anatomi.

Universitas Jilin di China timur laut memperkenalkan gambar 3D tersebut pada Kamis (10/9). Seperti diberitakan Xinhua, Sabtu (12/9), rekonstruksi menampilkan hewan berbulu cokelat dengan ukuran tubuh hampir setara keledai.

Proyek ini dikerjakan laboratorium bioarkeologi Universitas Jilin bersama perusahaan asal Amerika Serikat, Evolutio LLC. Menurut universitas tersebut, kolaborasi itu membentuk rangkaian penelitian lengkap, mulai dari pengolahan DNA purba hingga visualisasi ilmiah yang dapat digunakan untuk riset dan edukasi.

Dari serpihan fosil menuju model utuh

Upaya mengungkap rupa Equus ovodovi berawal dari fosil berusia sekitar 40.000 tahun yang pertama kali ditemukan di sebuah gua di Siberia barat daya, Rusia. Temuan itu hanya berupa serpihan rahang dan gigi, tanpa tengkorak utuh yang bisa memberikan petunjuk jelas mengenai bentuk kepalanya.

Fosil-fosil terkait kemudian ditemukan di sejumlah wilayah lain, yakni Amerika Utara, Afrika, Siberia, dan China timur laut. Namun, tulang yang tersisa berada dalam kondisi terfragmentasi dan tersebar. Keterbatasan tersebut membuat identitas serta penampilan fisik spesies ini sulit dipastikan selama lebih dari 100 tahun.

Titik penting penelitian tercapai pada 2022. Peneliti dari Universitas Jilin dan Northwest A&F University di Provinsi Shaanxi berhasil mengekstrak data genetik berkualitas tinggi dari fosil Equus ovodovi.

Data itu menjadi dasar kerja sama dengan ilmuwan AS pada 2026. Tim membandingkan fosil tersebut dengan spesies yang masih hidup, termasuk keledai liar Asia dan kuda domestik. Mereka kemudian merekonstruksi kerangka, menyusun struktur otot, dan membangun kembali penampilan lengkap hewan itu.

Garis keturunan tersendiri dalam keluarga kuda

Hasil penelitian menempatkan Equus ovodovi sebagai garis keturunan independen keempat dalam pohon keluarga kuda, sejajar dengan kuda, zebra, dan keledai. Spesies tersebut diperkirakan berpisah dari garis utama sekitar 2,7 juta hingga 2,3 juta tahun lalu.

Analisis genetik juga menunjukkan bahwa hewan ini memiliki kekerabatan lebih dekat dengan keledai dan zebra daripada dengan kuda domestik. Equus ovodovi diperkirakan masih bertahan hingga Zaman Perunggu sebelum akhirnya punah.

Peneliti utama dari Universitas Jilin, Cai Dawei, menjelaskan bahwa data genetik dapat memberi informasi mengenai identitas hewan dan waktu kepunahannya. Pemahaman yang lebih lengkap baru diperoleh ketika data tersebut dipadukan dengan bukti tulang serta bentuk tubuh.

“Para ilmuwan dapat memahami spesies yang telah punah ini sebagai organisme yang utuh, mulai dari kerangkanya hingga penampilan fisiknya,” kata Cai.

Evolutio LLC menyatakan seluruh tahapan rekonstruksi bertumpu pada data ilmiah yang dapat diverifikasi. Model tersebut diharapkan membantu publik memahami secara lebih intuitif kuda purba yang pernah hidup berdampingan dengan manusia, sekaligus mendukung penelitian tentang evolusi dan sejarah hewan purba. Pengenalannya juga bertepatan dengan momentum Tahun Kuda dalam zodiak China pada 2026.

Source link