Berita  

Menemukan Pelanggaran di SPPG Sukorejo 2: Tempe di Depan Toilet & Minyak Curah

Dinkesda Blora Temukan Pelanggaran di SPPG Sukorejo 2: Kisah Tempe Depan Toilet hingga Minyak Curah

Pada Senin (7/9) lalu, sebanyak 141 orang di satuan pendidikan di Kabupaten Blora dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukorejo 2, Kecamatan Tunjungan.

Ketidaksesuaian dalam Pengelolaan Pangan

Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora menemukan sejumlah ketidaksesuaian dalam pengelolaan dan penyimpanan bahan pangan di SPPG tersebut.

Kepala Subkoordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga Dinkesda Blora, Tutik Rahayu, menyatakan bahwa temuan tersebut termasuk sisa air daging di lantai, bumbu terbuka di sekitar tempat penyimpanan makanan, dan penempatan tempe tepat di depan pintu toilet dapur.

Penggunaan Minyak Goreng Curah

Selain itu, Dinkesda juga menemukan penggunaan minyak goreng curah di SPPG Sukorejo 2. Tutik Rahayu menegaskan bahwa penggunaan minyak curah tersebut tidak dianjurkan, karena bahan pangan untuk program MBG seharusnya memenuhi standar yang ditetapkan.

Jumlah orang yang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan akibat dugaan kejadian ini mencapai 141 orang dari tiga satuan pendidikan. Ratusan siswa di SMA Negeri 1 Tunjungan dilaporkan mengalami pusing, diare, dan muntah sehari setelah konsumsi menu MBG.

Pihak sekolah pun memutuskan untuk tidak menyediakan menu MBG untuk sementara waktu setelah banyaknya laporan keluhan kesehatan yang masuk.

Dinkesda masih terus melakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi penyebab keluhan kesehatan yang terjadi. Penemuan ketidaksesuaian dalam pengelolaan pangan di SPPG Sukorejo 2 menjadi fokus pemeriksaan, meski belum dapat dipastikan sebagai penyebab langsung dari kejadian tersebut.

Source link