Antrean Kendaraan di Pelabuhan Ketapang Kembali Muncul
Antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, kembali terjadi setelah sehari sebelumnya sempat terurai. Pada Rabu (9/9/2026), pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan masih mencapai sekitar 500 meter dari pintu masuk pelabuhan.
Antrean Didominasi oleh Truk Tronton
Antrean kali ini didominasi oleh truk tronton, meskipun kondisinya lebih terkendali daripada dua pekan sebelumnya. Meski demikian, para sopir truk tetap harus menunggu berjam-jam sebelum mendapat giliran masuk kapal untuk menyeberang menuju Bali.
Salah satu sopir truk, Juaedi, mengaku telah menunggu sejak Selasa malam dan baru mendapat giliran masuk kapal pada Rabu sore. Untuk mengatasi antrean yang berpotensi memanjang, ASDP Indonesia Ferry telah menambah kapal berukuran besar seperti KMP Jatra I, yang mampu mengangkut sekitar 50-60 kendaraan dalam satu perjalanan.
Kapal Bantuan untuk Mengurangi Antrean
Kapal lainnya, seperti KMP Portlink 0, juga ditempatkan di lintasan Tanjungwangi-Lembar untuk membantu mengurangi kepadatan kendaraan yang menuju pelabuhan. Total terdapat 27 kapal yang melayani lintasan Jawa-Bali, termasuk kapal reguler dan kapal perbantuan.
ASDP berharap kapal-kapal tambahan ini dapat terus mendukung kelancaran arus lalu lintas kendaraan, terutama menjelang pergantian tahun. Sementara itu, dermaga ponton di Pelabuhan Ketapang sedang ditingkatkan menjadi dermaga Movable Bridge (MB) berkapasitas 50 ton untuk meningkatkan kapasitas bongkar muat kapal.
Pantauan Cuaca dan Kondisi Selat Bali
Di samping itu, ASDP juga terus memantau kondisi cuaca dan perkembangan di Selat Bali untuk memastikan keselamatan pelayaran. Semua langkah ini diambil dengan harapan arus kendaraan dapat terus lancar dan aman bagi semua penumpang yang menyeberang.












