Berita  

Dukungan UEA: Pengolahan Sampah Banyuwangi Terbaik

Menko Zulhas Serahkan Bantuan Armada Sampah ke Pemkab Banyuwangi

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menerima dukungan dalam pengelolaan sampah dari NGO Uni Emirat Arab (UEA). Bantuan tersebut diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di TPS3R Balak pada Kamis (20/8/2026).

Bantuan Armada Sampah untuk Program Banyuwangi Hijau

Menko Zulhas menyampaikan bahwa Banyuwangi mendapat banyak bantuan, termasuk dari UEA dan Norwegia, karena pengelolaan sampah di kabupaten tersebut dianggap sebagai salah satu yang terbaik. Bantuan yang diberikan berupa 21 roda tiga, 12 pickup, 2 truk armroll, dan 5 kontainer armroll untuk mendukung program Banyuwangi Hijau.

Armada yang diserahkan ini merupakan bantuan tahap pertama dan diharapkan dapat memperkuat operasional pengangkutan sampah di lapangan. Dengan adanya tambahan armada, layanan kebersihan masyarakat di Banyuwangi diharapkan dapat berjalan lebih cepat, merata, dan terintegrasi.

Penyerapan Hasil Olahan Limbah oleh Sektor Swasta

Di samping itu, sektor swasta juga turut mendukung penyerapan hasil olahan limbah sampah. PT. Solusi Bangun Indonesia (SBI) telah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk membeli bahan Refuse Derived Fuel (RDF) yang dihasilkan dari pengolahan sampah.

Kerja sama antara SBI dan Pemkab Banyuwangi ini telah berjalan sejak November 2025. RDF yang diproduksi digunakan sebagai bahan bakar alternatif di pabrik semen dengan rata-rata pasokan sekitar 20 ton dalam sekali kirim.

Dengan kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pengelolaan sampah di Banyuwangi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang besar bagi lingkungan dan masyarakat setempat. (*)

Source link