Sesar Flores: Penyebab 5 Gempa Besar, Makan Korban Ribuan

Jakarta, CNN Indonesia — Sesar Naik Flores atau Flores Back-Arc Thrust telah menyebabkan lima gempa kuat di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Beberapa di antaranya bahkan memicu tsunami yang menelan korban ribuan orang. Menurut Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) Daryono, gempa kuat dan tsunami masa lalu adalah bukti bahwa Sesar Naik Flores merupakan sumber gempa aktif yang harus diwaspadai.

Sumber Gempa Aktif yang Mematikan

Daryono mengungkap bahwa Sesar Naik Flores, yang terletak di dasar laut dan membentang dari utara Bali hingga Wetar, terbentuk akibat tekanan tektonik dari tumbukan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. Hal ini menjadikan wilayah tersebut rawan gempa dan tsunami.

Gempa berkekuatan M7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8) sebagai bukti aktivitas Sesar Naik Flores. Gempa ini merupakan ancaman permanen yang harus terus diwaspadai.

Daftar Gempa Kekuatan Besar

Beberapa gempa kuat yang dikaitkan dengan Sesar Naik Flores antara lain Gempa Bali-Lombok pada 22 November 1815 dengan kekuatan M7,0 yang memicu tsunami di Bali utara dan Lombok. Selain itu, Gempa Flores pada 12 Desember 1992 dengan kekuatan M7,8 juga memicu tsunami dan menewaskan ribuan orang.

Berbagai penelitian dari para ahli, seperti Warren B Hamilton dan Eli A Silver, telah mengungkap keberadaan sesar di Laut Flores dan bertujuan untuk pemahaman yang lebih dalam terkait Sesar Naik Flores.

Sesar Naik Flores memang sudah lama menjadi sorotan para ahli kebumian. Data dari Pusat Studi Gempa Nasional (PUSGEN) menunjukkan bahwa beberapa segmen Sesar Naik Flores memiliki laju pergeseran yang relatif aktif, meningkatkan potensi terjadinya gempa kuat di wilayah tersebut.

Menyadari bahwa gempa tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi, upaya mitigasi yang berkelanjutan harus terus dilakukan untuk meminimalkan risiko bencana di masa depan.

Source link