Presiden China, Xi Jinping, mengajak untuk memperkuat kemampuan dalam pencegahan, penanggulangan, dan respons terhadap bencana alam setelah rangkaian banjir dan longsor menghantam negara itu selama musim panas ini.
Perhatian Xi Jinping terhadap Mitigasi Bencana China
Pernyataan tersebut diungkapkan Xi dalam jurnal Qiushi yang merupakan saluran utama Partai Komunis China. Xi menyampaikan pidatonya pada sesi Politbiro pada 28 April lalu, dengan menggarisbawahi perlunya perubahan dalam upaya pencegahan bencana dan pemantauan yang lebih baik.
China selama ini sering dilanda bencana alam seperti topan dan longsor yang merenggut banyak nyawa. Dalam menghadapi perubahan iklim global, Xi menekankan pentingnya untuk memperkuat infrastruktur pengendalian banjir dan drainase di wilayah utara China, sebagai upaya untuk mengurangi dampak kerusakan akibat bencana alam.
Upaya Xi Jinping dalam Mengatasi Bencana Alam
Topan terkuat yang menerjang China tahun ini menyebabkan banjir, merendam kawasan-kawasan penting termasuk ibu kota, sementara longsor yang terjadi di beberapa provinsi juga menimbulkan kerugian besar. Xi memahami bahwa perubahan iklim dan cuaca ekstrem semakin sering terjadi, sehingga China harus lebih siap dalam menghadapi bencana alam.
Pemerintah China akan terus meningkatkan kemampuan dalam pencegahan bencana, melindungi masyarakat, harta benda, serta stabilitas sosial. Xi juga memperkuat kembali pentingnya teknologi seperti kecerdasan buatan, drone, serta penginderaan jauh berbasis satelit dalam upaya mitigasi bencana.
Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu dalam penyelamatan dan penanganan bencana alam dengan lebih efisien. Xi Jinping menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan stabilitas sosial harus menjadi prioritas utama dalam menghadapi risiko bencana yang semakin meningkat. (lom)












