Delegasi Internasional Puji Keramahan Warga Banyuwangi
Para delegasi internasional yang mengikuti International Course & Experiential Learning: Islamic Justice di Banyuwangi memberikan apresiasi atas keramahan masyarakat setempat. Mereka menilai pengalaman berinteraksi langsung sebagai cerminan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran Berharga dari Banyuwangi
Salah satu delegasi asal Pakistan, Fehmida Kanwal, merasa mendapatkan banyak pembelajaran yang berharga selama mengikuti rangkaian kegiatan di Banyuwangi. Menurutnya, nilai-nilai Islam tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga terlihat dalam praktik kehidupan masyarakat setempat.
“Saya banyak belajar di sini tentang bagaimana Islam diimplementasikan dalam berbagai aspek dengan baik,” ujar Fehmida Kanwal.
Kesan yang sama juga diungkapkan oleh Destiny Perez Orozco dari Amerika Serikat. Melalui kunjungan lapangan dan berdiskusi dengan pemangku kepentingan di Banyuwangi, ia mendapat perspektif baru tentang penerapan nilai-nilai keislaman.
“Pengalaman ini memberi wawasan baru yang lebih luas bagi kami,” kata Destiny Perez Orozco.
Nilai-Nilai Keislaman dalam Pemerintahan Banyuwangi
Dalam konferensi tersebut, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, turut berbicara sebagai pembicara kunci. Beliau menjelaskan bahwa nilai-nilai keislaman menjadi landasan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Banyuwangi.
Menurut Ipuk, pemerintah daerah berusaha untuk menyediakan pelayanan yang inklusif dan berkeadilan agar seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses layanan publik.
Konferensi tersebut dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk 26 delegasi internasional dari 12 negara yang berbeda. Mereka menjalani sesi experiential learning dengan mengunjungi sejumlah daerah di sekitar Banyuwangi sebelum mengikuti forum utama.
Rektor Universitas Islam Cordoba Banyuwangi, Prof. Agus Trihartono, menekankan pentingnya penyelenggaraan konferensi ini sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat posisi Banyuwangi sebagai pusat pengembangan keilmuan, terutama dalam konteks keilmuan Islam Internasional.












