Berita  

Dampak Krisis Air di Cilacap: 23 Ribu Warga Terdampak

Warga Desa Kubangkangkung Terima Bantuan Air Bersih dari Anggota DPR RI

Pada saat krisis air bersih melanda sejumlah wilayah di Cilacap, Jawa Tengah, warga Desa Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten turut merasakan dampaknya. Anggota DPR RI, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra, turun tangan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak. Hal ini merupakan respons atas situasi darurat akibat musim kemarau yang semakin meluas di beberapa daerah sekitar.

Krisis Air Bersih Merata di Cilacap

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, sebanyak 23.365 jiwa atau 7.861 kepala keluarga (KK) di 28 Desa di 13 Kecamatan di Cilacap terdampak krisis air bersih akibat kemarau panjang. Wilayah yang paling menderita terdapat di Cilacap Barat, sehingga membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak terkait.

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Taryo, menyatakan bahwa pihaknya telah mendistribusikan sebanyak 1.003.000 liter air bersih, setara dengan 197 tangki, kepada masyarakat terdampak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 450.000 liter air berasal dari APBD Kabupaten Cilacap dan sisanya dari CSR.

Upaya Tanggap Darurat dan Kolaborasi Antar Pihak

BPBD Cilacap terus melakukan asesmen dan pendistribusian air bersih selama masa kemarau. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, TNI, dan elemen masyarakat lainnya sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan krisis air bersih ini.

Taryo juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih agar segera melapor ke Pusdalops PB BPBD untuk penanganan lebih lanjut. Sinergi dan koordinasi antarpihak menjadi kunci dalam mengatasi dampak buruk dari kekeringan yang melanda Kabupaten Cilacap.

Source link