Berita  

Petro Agrifood Expo 2026: Bupati Gresik Ungkap Strategi Pertanian






Petro Agrifood Expo 2026: Heritage of Agriculture | <a href="https://portalberitaantara.net/2026/08/07/honda-dbl-2026-east-java-kompetisi-olahraga-untuk-generasi-muda/">Suara Indonesia</a>

Bupati Gresik Buka Petro Agrifood Expo 2026, Membuka Peluang Baru di Sektor Pertanian

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka Petro Agrifood Expo 2026 dengan penuh semangat. Dalam acara tersebut, beliau menyoroti potensi sektor pertanian yang semakin didukung oleh berbagai faktor positif, seperti akses pupuk yang mudah dan harga yang terjangkau, serta kepastian pasar melalui offtaker.

Peluang di Petro Agrifood Expo 2026

Petro Agrifood Expo 2026: Heritage of Agriculture kali ini menghadirkan 59 tenant yang terdiri dari pelaku UMKM, hasil pertanian, produk pascapanen, hingga perlengkapan pertanian. Bupati Gresik menegaskan bahwa masa depan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada luas lahan dan hasil panen belaka.

Melalui keberpihakan pemerintah terhadap para petani dan pengusaha tani, sektor pertanian menjadi semakin menarik bagi generasi muda. Transformasi teknologi dan pendekatan berbasis teknologi membuka peluang baru yang menguntungkan.

Potensi Pengembangan di Kebonagung

Selain itu, Bupati Gresik juga menyoroti potensi pengembangan komoditas jeruk di Kebonagung, Kecamatan Ujungpangkah. Dengan lahan jeruk seluas 400 hektar menjadi peluang bagi masyarakat setempat, termasuk bagi UMKM untuk mengembangkan ekonomi.

Perkembangan ini memperlihatkan bahwa sektor pertanian tidak sekadar soal produksi, namun juga membuka peluang di rantai nilai yang lebih luas, dari produksi hingga pemasaran.

Regenerasi Petani dan Modernisasi Pertanian

Direktur Pupuk Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Syamsuddin, juga menyoroti pentingnya regenerasi petani dalam pembangunan sektor pertanian. Melalui modernisasi pertanian, termasuk penggunaan teknologi, proses pertanian menjadi lebih efisien dan menarik bagi generasi muda.

Transformasi ini diperlukan mengingat sebagian besar petani saat ini berusia relatif tua. Dukungan teknologi dan pemahaman bahwa profesi petani dapat menjadi pengusaha tani menjadi kunci untuk meningkatkan minat generasi muda di sektor pertanian.

Dengan perspektif yang luas dan pemahaman akan potensi sektor pertanian, generasi muda diharapkan dapat melihat peluang usaha yang menjanjikan dalam pengelolaan pertanian berbasis teknologi.

Source link