PT BSI dan Pemangku Kepentingan Tanam Terumbu Karang untuk Pelestarian Lingkungan
Pada Kamis, 16 Juli 2026, PT Bumi Suksesindo (PT BSI) kembali melaksanakan transplantasi terumbu karang di Grand Watu Dodol (GWD), Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) 2026 untuk memperkuat upaya pelestarian ekosistem pesisir.
Transplantasi Terumbu Karang di Grand Watu Dodol
Transplantasi terumbu karang di Grand Watu Dodol merupakan kegiatan keempat yang dilaksanakan sejak program ini dimulai pada 2023. Dalam kegiatan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Pokdarwis Pesona Bahari Bangsring, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perikanan Banyuwangi, serta masyarakat setempat.
Menurut perwakilan Manajemen PT BSI, Erik Wibisana Barnas, kolaborasi dengan berbagai pihak merupakan kunci keberhasilan program konservasi laut ini. Abdul Aziz, Ketua Pokdarwis Pesona Bahari Bangsring, juga menyoroti tingkat keberhasilan transplantasi terumbu karang sebelumnya yang mencapai sekitar 90 persen.
Manfaat bagi Ekosistem Laut dan Ekonomi Masyarakat
Kehadiran terumbu karang yang terus tumbuh memberikan manfaat langsung bagi ekosistem laut dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, terutama nelayan dan pelaku wisata. Pelaksanaan transplantasi terumbu karang tahun ini melibatkan metode tanam baru untuk mencapai tingkat keberhasilan yang sama seperti tahun sebelumnya.
Selain mengapresiasi konsistensi PT BSI dalam mendukung pelestarian lingkungan, pihak terkait juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan laut agar ekosistem pesisir tetap terjaga. Upaya konservasi lingkungan seperti transplantasi terumbu karang diharapkan menjadi investasi jangka panjang untuk keberlanjutan sumber daya laut di Banyuwangi.












