Berita  

SK KORMI Dicurigai Transaksi, Armuji Minta Dicopot Jatim

Ketua KORMI Kota Surabaya Desak Pengurus Jawa Timur Dicopot

Polemik terkait penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Surabaya periode 2026–2030 memasuki babak baru. Ketua terpilih KORMI Kota Surabaya, Armuji, menyampaikan desakan kepada KORMI Nasional untuk memberikan sanksi tegas berupa pencopotan terhadap Ketua dan Sekretaris KORMI Jawa Timur. Desakan ini disampaikan dalam aksi massa dan audiensi di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur.

Kronologi Permasalahan

Pada awalnya, Musyawarah Kota (Muskot) KORMI Surabaya pada 23 Mei 2026 menetapkan Armuji sebagai Ketua KORMI Kota Surabaya periode 2026–2030. Namun, hingga awal Juli 2026, SK kepengurusan tersebut belum juga diterbitkan. Dugaan adanya permintaan sejumlah uang dalam proses penerbitan SK menjadi sorotan utama. Armuji menegaskan menolak tuntutan tersebut.

Dari komunikasi dan rekaman percakapan yang terdengar, terdapat pembahasan tentang penerbitan SK yang dikaitkan dengan dana. Menurut Armuji, hal ini menunjukkan adanya praktik penyalahgunaan kewenangan dan pemerasan. Selain itu, diskusi tentang pencairan anggaran juga mencuat dalam percakapan tersebut.

Tuntutan yang Disampaikan

KORMI Kota Surabaya menyampaikan lima tuntutan kepada KORMI Nasional terkait permasalahan ini. Mereka meminta sidang etik terhadap pengurus KORMI Jawa Timur, pembentukan Komisi Etik independen, pengusutan dugaan pemerasan, penghentian dukungan operasional, hingga memperoleh kepastian hukum. Jika dugaan terbukti, mereka juga menuntut pembekuan kepengurusan.

Kepala Dispora Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro, menyatakan akan menindaklanjuti hasil audiensi terkait hal ini. Meskipun KORMI merupakan organisasi mandiri, Dispora akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak terduga terkait tuduhan yang disampaikan KORMI Kota Surabaya. Polemik ini menjadi sorotan karena menyangkut integritas organisasi olahraga masyarakat. Armuji dan pihak terkait terus melakukan upaya untuk mengungkap kebenaran di balik permasalahan ini.

Source link