Pasar Ikan Muncar Banyuwangi Terdampak Minimnya Hasil Tangkapan
Di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) dan Pasar Ikan Segar Muncar, Banyuwangi, aktivitas perdagangan ikan mengalami penurunan akibat minimnya hasil tangkapan nelayan. Pasokan ikan berkurang dan harga melonjak, mempengaruhi roda perekonomian warga pesisir.
Pedagang dan Nelayan Mengeluhkan Cuaca Buruk
Salah seorang pedagang ikan, Rohani, menyatakan bahwa kehidupan masyarakat pesisir sangat tergantung pada hasil tangkapan laut. Harga ikan, seperti tongkol yang kini mencapai Rp35 ribu per kilogram, meningkat secara signifikan akibat cuaca buruk dan minimnya pasokan.
Rohani mengungkapkan bahwa sejak sebelum Idulfitri, hasil tangkapan nelayan terus menurun. Banyak nelayan memilih untuk tidak melaut karena kondisi angin di perairan Muncar, dan hal ini berdampak pada ketersediaan ikan di pasar.
Kenaikan Harga Merata di Berbagai Jenis Ikan
Pedagang lain, Juhairiah, mengatakan hampir semua jenis ikan mengalami kenaikan harga. Mulai dari ikan kerapu hingga kepiting, semua mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan. Hal ini juga menyebabkan penurunan minat pembeli yang beralih ke sumber protein lain yang lebih terjangkau.
Ketua Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (Poklasar) Puteri Jaya Muncar, Riana, menjelaskan bahwa situasi perdagangan masih stabil namun pasokan ikan berkurang akibat cuaca buruk. Dia berharap agar pasokan ikan kembali normal sehingga harga di pasar bisa stabil.












