Berita  

SPMB Tahap 2 SMAN 1 Pangalengan: 252 Pendaftar Bersaing untuk 77 Kursi

Minat Tinggi, 252 Pendaftar Bersaing untuk 77 Kursi di SMAN 1 Pangalengan

Ketua SPMB SMAN 1 Pangalengan, Yani Suryani, mengumumkan bahwa tahap kedua Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah tersebut telah menarik minat sebanyak 252 pendaftar. Angka ini terdiri dari 200 pendaftar jalur domisili dan 52 pendaftar jalur afirmasi. Sayangnya, kuota yang tersedia hanya sebanyak 77 kursi, sehingga persaingan untuk diterima menjadi siswa baru di tahun ajaran 2026/2027 pun semakin ketat.

Penambahan Kuota dan Minat Tinggi Masyarakat

Menurut Yani, terbitnya kebijakan baru dari Dinas Pendidikan Jawa Barat membuat kuota penerimaan siswa baru di SMAN 1 Pangalengan meningkat. Sebelumnya, kuota sebanyak 432 calon murid baru dengan jumlah siswa per kelas 36 orang. Namun, dengan adanya perubahan kebijakan, jumlah siswa per kelas menjadi 46 orang, sehingga total kuota penerimaan bertambah menjadi 552 calon murid baru.

Minat masyarakat untuk bersekolah di SMAN 1 Pangalengan sangat tinggi, terbukti dari jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 1.300 orang sejak pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) hingga SPMB Tahap 1 dan Tahap 2. Mayoritas pendaftar berasal dari Kecamatan Pangalengan, namun tidak sedikit juga calon murid dari luar Kabupaten Bandung yang mendaftar.

SMAN 1 Pangalengan menjadi salah satu sekolah dengan jumlah pendaftar terbanyak di wilayahnya. Pada tahap PCMB, terdapat 962 pendaftar dengan 450 calon murid lolos pemetaan. Selanjutnya, kuota yang diperebutkan pada SPMB Tahap 1 sebanyak 25 kursi, sedangkan pada SPMB Tahap 2 tersedia 77 kursi.

Jalur Penerimaan dan Persaingan

Diberitahukan bahwa jalur penerimaan di SMAN 1 Pangalengan meliputi jalur domisili, afirmasi, mutasi, prestasi rapor, prestasi akademik, prestasi kejuaraan, dan kepemimpinan. SPMB Tahap 1 fokus pada jalur prestasi rapor, prestasi akademik, prestasi nonakademik (kejuaraan), dan kepemimpinan, sementara SPMB Tahap 2 dibuka untuk jalur domisili dan afirmasi.

Source link