Berita  

Rekapitulasi Data Pemilih Berkesinambungan TW II 2026 oleh KPU Pemalang

KPU Pemalang Menyoroti Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang telah sukses menyelenggarakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) untuk Triwulan (TW) II Tahun 2026 pada Kamis (2/7/2026). Langkah ini menegaskan komitmen KPU dalam menjaga keakuratan dan validitas daftar pemilih di Kota Nanas di luar masa tahapan Pemilu atau Pilkada.

Sinergi Pihak Terkait dalam Rapat Pleno

Rapat pleno tersebut dihadiri oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pemalang, Disdukcapil, serta perwakilan partai politik. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam mengawal hak pilih masyarakat Kota Nanas.

Hasil rekapitulasi pada TW II 2026 menggambarkan dinamika data pemilih di Kabupaten Pemalang, seperti pertambahan pemilih pemula dan penghapusan data pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat. Ketua KPU Pemalang, Agus Setiyanto, menekankan pentingnya pendataan warga Pemalang yang berada di luar negeri.

Peran LSM Laskar Pelaut Patih Sampun

Agus Setiyanto mengundang LSM Laskar Pelaut Patih Sampun untuk membantu dalam pendataan warga Pemalang yang berada di luar negeri. Hal ini merupakan upaya KPU untuk memastikan seluruh warga yang memenuhi syarat tercatat dalam daftar pemilih.

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan TW II Tahun 2026 dipandu oleh ketua Divisi Perencanaan dan Pemuktahiran data, Umar Tobing. Data pemilih berkelanjutan di Kabupaten Pemalang pada TW II tahun 2026 menunjukkan jumlah pemilih laki-laki sebanyak 601.685, dan pemilih perempuan sebanyak 590.772, dengan total keseluruhan pemilih mencapai 1.192.457.

Rapat pleno tersebut menjadi forum strategis KPU bersama pemangku kepentingan untuk memperbarui data pemilih secara berkala sesuai peraturan KPU. Tujuannya adalah untuk menjaga keakuratan daftar pemilih, menghindari data ganda atau pemilih fiktif, serta melindungi hak konstitusi setiap warga Pemalang.

Proses ini juga melibatkan transparansi dan akurasi dengan meminta masukan dari Bawaslu dan parpol guna memastikan kebersihan daftar pemilih dari anomali. Dengan demikian, KPU Pemalang terus melakukan langkah-langkah konkret dalam pengawasan data pemilih agar proses demokrasi berjalan lancar dan adil.

Source link