Biaya Verifikasi Wajah Hanya Rp3 Ribu: Permintaan Diskon ATSI

Ongkos Verifikasi Wajah Registrasi Kartu SIM Baru Dipertanyakan

Jakarta, CNN Indonesia — Registrasi Kartu SIM nomor HP baru akan wajib menggunakan face recognition per 1 Juli 2026. Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) menyoroti salah satu bagian dari pendaftaran yang dianggap membebani, yakni soal ongkos verifikasi wajah.

Direktur Eksekutif ATSI Marwan O Baasir menyebut saat ini ongkos yang dikenakan untuk verifikasi wajah ke data Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapi) adalah Rp3.000. Angka ini dinilai memberatkan karena sangat timpang dari mekanisme verifikasi NIK dan nomor KK sebelumnya.

Biaya Ongkos Verifikasi Wajah Dinilai Tidak Proporsional

Marwan mengatakan bahwa biaya verifikasi wajah ini tidak proporsional dengan akses komunikasi masyarakat yang seharusnya menjadi hak. Menurutnya, ongkos ini seharusnya diberi insentif dan ditinjau ulang untuk kemungkinan pengurangan biaya atau bahkan gratis.

“Undang-undang dasar bilang setiap warga negara berhak untuk komunikasi. Mau komunikasi, harus registrasi. Mau registrasi, bayar ke negara. Jadi mestinya negara kasih insentif lagi,” tuturnya.

Siapnya Operator Seluler Implementasikan Face Recognition

Marwan memastikan bahwa semua operator seluler siap untuk melaksanakan registrasi kartu SIM dengan face recognition. Selama masa uji coba hingga Juni, sekitar 2,3 juta pengguna telah melakukan pendaftaran dengan sistem baru ini.

Dirjen Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah menyatakan bahwa aturan verifikasi wajah akan berlaku mulai 1 Juli mendatang. Pihaknya masih melakukan peninjauan terakhir untuk memastikan kesiapan implementasi aturan tersebut.

Ia menambahkan bahwa belum ada wacana untuk mewajibkan registrasi ulang bagi nomor HP yang sudah aktif, karena hal ini memerlukan persiapan lebih lanjut, terutama dalam infrastruktur yang mendukung. Kesiapan dalam penggunaan face recognition untuk registrasi ulang juga masih menjadi pertimbangan.

Jika seluruh persiapan telah selesai dan terbukti memberikan dampak positif, barulah opsi registrasi ulang dengan face recognition bisa dipertimbangkan untuk mengurangi penipuan telepon dan manfaat lainnya.

Source link