Berita  

Pemasangan PDAM Tertunda, Warga Perumahan Gresik harus Beli Air Tandon

Warga Perumahan Manyar Riverside Gresik Beli Air Tandon Akibat PDAM Belum Terpasang

Warga Perumahan Manyar Riverside di Jalan Leran Manyar Gresik mengeluhkan layanan air bersih dari Perumda Giri Tirta (PDAM) Kabupaten Gresik yang hingga kini belum terpasang. Sehingga mereka terpaksa harus mengandalkan pasokan air dari tandon dengan biaya pembelian satu tandon air bersih sekitar Rp 30 ribu per tandon.

Mereka harus membeli air lebih dari satu tangki setiap minggu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Situasi ini membuat warga merasa kesulitan karena jaringan PDAM belum masuk ke perumahan.

Rapat yang Tidak Menghasilkan Solusi

A, salah satu warga Manyar Riverside, menyatakan bahwa permasalahan tersebut telah dibahas dalam rapat pada awal Juni 2026 di Balai Desa Peganden. Pertemuan itu melibatkan perwakilan warga Manyar Riverside, manajemen perumahan, pihak PDAM, dan perwakilan Desa Peganden. Namun, hingga kini, belum ada solusi yang memuaskan bagi warga.

Warga Desa Peganden juga menuntut kompensasi terkait rencana pemasangan pipa PDAM yang akan melalui wilayah mereka. Desa Peganden berharap agar manajemen Manyar Riverside bisa mempercepat pemasangan jaringan PDAM untuk mengatasi masalah pasokan air bersih.

Proyek Penyediaan Air Terkendala Kompensasi

Direktur Teknik Perumda Giri Tirta Kabupaten Gresik, Hartadi Agung Sutono, mengungkapkan bahwa proyek penyediaan air bersih ke Manyar Riverside sebenarnya sudah siap dilaksanakan. Semua persiapan teknis sudah disiapkan tetapi terkendala oleh permintaan kompensasi dari warga yang lahannya akan dilalui pipa PDAM.

Jika perlu mengalihkan jalur pipa ke rute lain, maka diperlukan pengadaan dan perencanaan ulang yang akan memakan waktu dan memerlukan biaya tambahan. Proses ini membutuhkan kerjasama antara berbagai pihak untuk menyelesaikan masalah pasokan air bersih bagi warga Manyar Riverside di Gresik.

Source link