Berita  

Analisis Kinerja Gus Fawait: Bolongan Jalanan Kabupaten Masih Terjadi

Jalan Kabupaten di Jember Masih Banyak Bolong setelah Hampir Dua Tahun Gus Fawait Menjabat

Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari sejumlah warga di Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember terkait kondisi jalan di daerah mereka. Meskipun hampir dua tahun sejak Bupati Gus Fawait- Joko Susanto menjabat, jalan kabupaten di beberapa titik masih sangat rusak dan berbahaya bagi pengguna jalan.

Kerusakan Jalan di Beberapa Desa

Salah satu contoh kerusakan jalan yang mencolok adalah di jalan penghubung antara Kecamatan Ledokombo menuju Sumberjambe, di mana terdapat lubang besar yang cukup berbahaya bagi pengguna jalan. Warga setempat mengeluhkan kondisi jalan tersebut dan merasa bahwa tidak ada tindakan yang dilakukan untuk memperbaikinya.

Selain di Ledokombo, kerusakan jalan juga terjadi di Desa Randuagung, Kecamatan Sumberjambe. Banyak retakan di jalan tersebut yang telah menyebabkan kecelakaan bagi pengendara. Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi warga setempat yang mengharapkan perbaikan segera dilakukan.

Harapan Warga Terhadap Pemerintah Kabupaten Jember

Seorang aktivis muda Jember, Imron, menegaskan pentingnya perbaikan jalan rusak di daerah tersebut. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Jember untuk melakukan pemetaan dan pendataan secara cermat terhadap jalan-jalan yang rusak demi keselamatan semua pengguna jalan.

Imron juga menambahkan bahwa pemerintah seharusnya memperhatikan infrastruktur yang sudah dibangun sebelumnya dan tidak hanya fokus pada konten yang lebih bersifat politis. Dengan demikian, diharapkan tidak akan ada lagi korban yang jatuh akibat kondisi jalan yang buruk di Kabupaten Jember.

Menyikapi kritikan dari masyarakat terkait kondisi jalan, Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa kritikan dan masukan adalah hal yang wajar dan perlu untuk diperhatikan. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah setempat harus merespons baik serta segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi jalan yang semakin memprihatinkan.

Source link