Berita  

Diskon Iuran Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat untuk Pekerja Mandiri

BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat Dorong Perlindungan Pekerja Mandiri

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat terus memberikan dorongan terhadap perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal. Melalui program potongan iuran 50 persen untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang berlaku hingga akhir tahun 2026, diharapkan lebih banyak pekerja mandiri yang mendapatkan perlindungan tersebut.

Komitmen Kepala Kantor Wilayah Jawa Barat

Kepala Kantor Wilayah Jawa Barat BPJS Ketenagakerjaan, Kunto Wibowo, menekankan pentingnya kesadaran pekerja mandiri akan perlindungan kerja. Menurutnya, pekerja informal memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi, namun masih banyak yang belum memiliki perlindungan dasar. Melalui program keringanan iuran ini, diharapkan lebih banyak pekerja informal yang terlindungi dengan biaya ringan namun manfaat besar.

Selama program berlangsung, peserta kategori Bukan Penerima Upah (BPU) hanya perlu membayar iuran Rp8.400 per bulan untuk mendapatkan perlindungan JKK dan JKM. Program ini dapat dimanfaatkan oleh peserta baru maupun aktif BPJS Ketenagakerjaan tanpa mengurangi manfaat yang diterima.

Manfaat dan Ketentuan Program

Manfaat utama yang didapatkan peserta meliputi Jaminan Kematian berupa uang tunai, Jaminan Kecelakaan Kerja berupa perawatan medis tanpa batas biaya, santunan cacat, hingga beasiswa pendidikan bagi anak peserta. Kunto juga mengingatkan terkait ketentuan baru dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan terkait manfaat JKM bagi peserta BPU.

Program diskon iuran ini menjadi upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan jumlah pekerja informal yang terlindungi. Kepesertaan yang tetap aktif dan pembayaran iuran yang tertib menjadi hal penting agar manfaat perlindungan dapat optimal. Dengan adanya sistem pembayaran yang mudah, diharapkan program ini dapat menciptakan ekosistem kerja yang lebih aman, produktif, dan sejahtera di Jawa Barat.

Source link