Ilmuwan Temukan Jalan Pintas ke Mars

Jakarta, CNN Indonesia — Sebuah terobosan mengejutkan datang dari seorang kosmolog asal Brasil yang tanpa sengaja menemukan metode untuk memangkas waktu perjalanan pulang pergi dari Bumi ke Mars menjadi hanya 153 hari. Temuan ini memecahkan rekor waktu perjalanan yang biasanya mencapai tiga tahun.

Kejutan Metode Baru

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Acta Astronautica pada bulan April, Marcelo de Oliveira Souza dari State University of Northern Rio de Janeiro, menemukan cara baru yang mengubah paradigma perjalanan antarplanet. Dengan teknologi saat ini, perjalanan ke Mars memakan waktu tujuh hingga sepuluh bulan saja. Namun, astronaut tidak bisa langsung kembali ke Bumi begitu tiba di sana.

Souza awalnya sedang mempelajari lintasan asteroid dekat Bumi pada 2015 ketika secara tak sengaja menemukan potensi baru. Dengan menggunakan metode kalkulasi standar Lambert analysis, ia merancang rute perjalanan antarplanet yang jauh lebih cepat berdasarkan pola geometri dari asteroid tertentu.

Tantangan Teknis

Di tengah harapan untuk perjalanan yang lebih singkat, masih ada banyak tantangan teknis yang perlu diatasi. Salah satunya adalah kebutuhan akan roket generasi berikutnya yang dapat mencapai kecepatan yang diperlukan. Saat ini belum ada roket yang mampu mencapai kecepatan lepas landas 27 km/detik seperti yang dibutuhkan dalam skenario tercepat perjalanan ke Mars.

Meskipun demikian, SpaceX dengan Starship dan Blue Origin dengan New Glenn diharapkan menjadi kandidat yang potensial untuk memenuhi persyaratan ini di masa depan. Dengan rute alternatif yang masih memerlukan waktu tujuh setengah bulan, konsep perjalanan pulang pergi Bumi ke Mars dalam waktu total 153 hari bisa menjadi kenyataan jika teknologi dan infrastruktur mendukung.

Source link