Obesitas merupakan masalah serius yang terus meningkat di Indonesia dan berdampak pada risiko penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi. Para ahli kesehatan telah mulai mendorong pendekatan yang lebih komprehensif dalam penanganan obesitas, termasuk terapi berbasis teknologi seperti intragastric balloon. Di Forum Bandung Nutri Wellness 2026, para praktisi kesehatan menyoroti perlunya intervensi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan untuk kasus obesitas tingkat lanjut.
Salah satu alternatif terapi yang dibahas adalah pemasangan intragastric balloon yang membantu mengontrol asupan makanan tanpa prosedur bedah yang invasif. PT Regenesis Indonesia juga telah berpartisipasi dalam forum ini dengan mengadakan workshop bertajuk “Intragastric Balloon Therapy in Advanced Obesity Management”, yang dihadiri oleh tenaga medis dari berbagai daerah.
Dalam workshop ini, dr. Shiela Stefani menyoroti pentingnya integrasi antara intervensi medis, perubahan pola makan, dan dukungan teknologi dalam menangani obesitas secara efektif. Perkembangan teknologi juga membuka peluang baru dalam manajemen berat badan dengan menggunakan sistem berbasis digital untuk pemantauan kondisi pasien secara berkala.
President Director PT Regenesis Indonesia, Emmy Noviawati, menyatakan bahwa penerimaan tenaga medis terhadap inovasi ini menunjukkan adanya kebutuhan akan solusi adaptif. Ron Pirolo, pendiri PT Regenesis Indonesia, juga menekankan pentingnya kesiapan tenaga medis dalam mengadopsi teknologi baru untuk penanganan obesitas yang lebih efektif. Dengan pendekatan ini, diharapkan kasus obesitas di Indonesia dapat diatasi dengan lebih baik di masa depan.












