Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik baru-baru ini menggelar rapat hearing tertutup bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Inspektorat, dan Bagian Hukum Pemerintah setempat. Rapat ini diselenggarakan untuk membahas kasus Surat Keputusan (SK) palsu terkait pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS) dan PPPK. Dalam rapat yang berlangsung selama hampir tiga jam, poin-poin penting dibahas antara lain verifikasi ulang seluruh ASN di Kabupaten Gresik oleh BKPSDM serta pendalaman kasus oleh Inspektorat. Ketua Komisi I DPRD Gresik, Muhammad Rizal Saputra, menjelaskan bahwa rapat ini dilakukan secara tertutup demi melindungi data-data korban. Meskipun kasus ini sedang dalam proses penyidikan oleh Polres Gresik, DPRD tetap melakukan pengawasan terhadap kinerja OPD pemerintah terkait. Dengan harapan pengungkapan akan segera ditemukan, inspektorat juga diminta untuk terus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap aktor utama di balik kasus ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penggunaan SK palsu dalam rekrutmen ASN di masa depan.
Skandal SK PNS Palsu: DPRD Gresik Gelar Hearing Terbatas
Read Also
Recommendation for You

Muncul dugaan pembajakan merek dagang pupuk di Kabupaten Gresik dengan miripnya kemasan produk gudang di…

Aktivis Kesehatan Puji Bupati Jember atas Dukungannya untuk Nakes Menyoroti peran penting Bupati Jember, Dedy…

Tingkatkan Kesadaran Pentingnya Perlindungan Hak Cipta dalam Industri Musik Indonesia Isu perlindungan hak cipta bagi…

Wamenkomdigi Nezar Patria Dukung Festival Egrang Tanoker ke-14 di Jember Merayakan keberlangsungan budaya lokal, Festival…

Sumur Minyak Rakyat di Desa Gandu Blora Kembali Beroperasi setelah Mengalami Kendala Koordinasi Penampakan sumur…







