Menkomdigi Akui Adopsi AI Tingkatkan PDB Indonesia

Menkomdigi, Meutya Hafid, menyatakan bahwa adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memiliki potensi untuk meningkatkan kontribusi hingga 3,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Menurutnya, saat ini daya saing tidak hanya bergantung pada sumber daya, tetapi juga kemampuan untuk beradaptasi dengan teknologi, khususnya AI. Nilai strategis juga telah berubah, bukan lagi hanya tentang sumber daya tetapi kemampuan mengelola data menjadi solusi. Indonesia memiliki peringkat yang kuat dalam transformasi digital publik menurut data Bank Dunia, yang menunjukkan bahwa negara ini berada di posisi ke-41 dari 198 negara. Sektor keuangan dan ritel dianggap lebih maju dalam menerapkan teknologi AI, sementara sektor kesehatan, pertanian, dan manufaktur diperlukan percepatan untuk menciptakan dampak yang lebih besar. Meutya juga menyoroti pentingnya tata kelola AI yang kuat dan adaptif seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Pemerintah Indonesia telah menyiapkan peraturan presiden tentang peta jalan dan etika AI nasional sebagai upaya untuk memastikan perlindungan publik dari berbagai risiko AI. Adopsi AI diharapkan akan dilakukan secara inklusif di berbagai sektor, termasuk UMKM, demi mendukung transformasi digital yang merata di seluruh Indonesia.

Source link